IKLAN ATAS

bisotisme

Siap Menghadap Ke DPP, Pungsionaris Golkar Tolak Marjuki Jadi Cawabup Bekasi, Ini Kata Okbih Yoranata

Pungsionaris partai Golkar Kabupaten bekasi, Okbih Yoranata
Redaksibekasi.com- Kabupaten Bekasi: Hampir sepekan usai penjaringan bakal calon wakil Bupati Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan oleh Bappilu Partai Golkar  melalui Pembukaan pendaftaran sejak 17 Juni-2 Juli 2019 lalu, Tercatat 18 Nama kandidat bakal Calon wakil bupati bekasi yang siap berlaga untuk terpilih sebagai orang nomor dua untuk mendampingi H.Eka Supria Atmaja, SH, Sisa masa Jabatan 2017-2022.

Persaingan semakin memanas, Sejumlah kandidat siap bertarung berebut untuk menjadi pendamping Bupati.

Akan tetapi dalam proses penjaringan Bakal Calon wakil Bupati Bekasi ada catatan khusus, Terkait adanya calon wakil bupati yang berasal dari luar Kabupaten Bekasi.

Di sisi lain hampir sebagian besar warga Bekasi, Tokoh masyarakat, Aliansi Ormas Bekasi, APDESI, 23 PK Golkar, Kepala Desa, bahkan dari pengamat sosial, Semua tidak menyetujui jika wakil bupati bukan orang Bekasi.

"Bupati jangan ceroboh mencari pendamping, tapi harus menggunakan azas kepatutan untuk mengedepankan orang pribumi dan jangan sampai mencederai warganya sendiri," Kata Pengamat Sosial, Drs. Antonius Purba yang sudah puluhan tahun bermukim di Bekasi, sepekan lalu.

”Jangan sampai adanya sikap yang mencederai rasa keadilan warga di bidang SDM, Seolah–olah warga Bekasi tidak ada yang layak untuk menduduki posisi wakil Bupati, kan banyak di Bekasi kenapa musti orang luar,”ungkap pengamat sosial.

Hal senada juga diungkapkan Tokoh Masyarakat Utara karismatik, H.Damin Sada Ketua Umum Jajaka Nusantara (Jawara Jaga Kampung) Nusantara, Angkat bicara soal kriteria Calon dan bakal  munculnya nama orang luar daerah bekasi yang  nyalon wakil bupati bekasi.

"Bupati Eka harus di dampingi orang yg mengerti birokrasi dan minimal pernah di birokrasi, Orangnya tegas, jujur dan berani mengambil sikap dan langkah, kalau tidak hanya menambah beban," Kata Baba Damin Sadda dengan lembutnya.

"Yah, Bupati Eka harus keluar dari pengaruh dan cengkraman siapapun, Insya Allah Bekasi maju," Tegas baba Damin Sada.

Lanjut Baba Damin Tokoh dari Utara, Soal adanya rumor orang krawang ingin nyalon jadi wakil bupati bekasi, Itu sih gak apa-apa, kalau orangnya bersifat Malaikat.

"Kalu ada orang luar bekasi nyalon Wakil Bupati dan orang bekasi suruh semua pake rok terus nyinden deh," kritik pedas Baba H. Damin Sada, Ketum Jajaka Nusantara, belum lama ini.

Sementara itu, Pungsionaris partai Golkar Kabupaten bekasi, Okbih Yoranata, menyatakan dengan tegas' Menolak Orang luar Bekasi (Marjuki-red) nyalon jadi wakil bupati', Bahkan dalam waktu dekat ini akan ke DPP Golkar dan sekaligus  melayangkan surat Penolakan Marjuki.

"Gak liat jerih payah dan perjuangan orang lain apa di Partai Golkar, Ujug-ujug nyalon wakil bupati di bekasi," Ungkap Okbih Yoranata, di Babelan, Minggu 7/7.

"Ini Akibat Elit politik atasan kita di partai Golkar pada rakus banget sama sesuatu (')," tegas Okbih.

Lanjut pungsionaris Golkar, Kesing sih bagus, lemah gemulai di Masyarakat seolah jadi malaekat, ternyata dibalik semua itu diduga ada niatan lain, 

"MASYA ALLAH INI SEMUA JANGAN ampe terjadi dah, Kita Bersatu tolak si Marjuki," paparnya.

"Yah, Nanti Apa ge yang di punyain orang bekasi pasti dia bilang nya punya tuhan," pungkas Okbih Yoranata pungsionaris Partai Golkar Kabupaten Bekasi."(*) 

Reporter : Red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.