IKLAN ATAS

Dipasang Police Line, Jepri Pemilik Kapal Tagboat Harus Tanggung Jawab Soal Rusaknya Dermaga Dabo


Redaksibekasi.com- Lingga: Hampir sembilan bulan sandar di pelabuhan Dabo singkep Kabupaten Lingga Kepulauan Riau, ponton Kapal Takbud milik jefri diduga telah merusak aset Negara.

Berdasarkan hasil investigasi awak media, Ponton milik Jefri putus tali pengikat sehingga mengham tiang Dermaga, yang di duga akan membuat Dermaga putus dua atau roboh dengan adanya benturan ponton disertai gelombang besar, dan Ponton tersebut sudah tersangkut di balok beton Dermaga.

Menurut informasi yang di dihimpun dari beberapa warga sekitar,

"kejadian tersebut sudah dari tengah malam tali pengikat ponton putus, namun tidak ada kru kapal yang mengurus, karena nakhoda kapal beserta kru kapal sudah tidak ada lagi di Dabo, dan hanya satu orang saja di pekerjakan untuk menjaga kapal," ucap warga. Selasa 12/08/19.

Sementara itu di konfirmasi ke pihak Sahbandar Dabo singkep menjelaskan. Pemilik kapal adalah Pak Jefri orang jakarta, Atas kejadian ini pak Jefri di minta
bertanggungjawab,"ungkap Sahbandar Dabo Singkep

Tak sampai disitu, Awak media mencoba hubungi Pak Jepri melalui telpon selular sampai berkali-kali, Akan tetapi  Tak mau angkat telpon terkait kejadian ini, Selanjutnya Awak media mencoba Via pesan melalui WhatsApp.

"Anehnya WA ke Pa Jepri hanya dibaca saja dan tidak merespon konfirmasi awak media"

Diketahui Juga Saat ini, Untuk mengantisipasi terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, Kapolsek Singkep IPTU.AHMAD YUDI bersama anggota Polsek memasang Police Line dan menghimbau kepada masyarakat jangan masuk ke ujung dermaga, karena sangat membahayakan dengan benturan ponton tersebut.

Sampai berita ini di unggah, belum ada yang bertanggungjawab."(*)

Reporter : Suarman 
Editor : Luk
Diberdayakan oleh Blogger.