IKLAN ATAS

bisotisme

Fhukis Pertanyakan Penegakan Perda Pariwisata, Eka Sebut Bakal Wacanakan Dan Kerjasama Dengan Tokoh Ulama


Redaksibekasi.com- Kab.Bekasi: Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja kembali akan mewacanakan penutupan tempat hiburan malam. Tentunya hal ini menjadi wacana untuk kesekian kali yang disampaikan bupati bekasi, bahkan dari era Neneng Hasanah Yasin, tetapi tak kunjung terealisasi. Pihaknya akan terus mendorong Pemkab Bekasi dalam menegakkan Perda Pariwisata," Tegas Nanang Seno, Panglima Fukhis di Bekasi, Sabtu 10/8.

Dikatakan Nanang, Diketahui sebelumnya  Forum Ukhuwah Islamiyah-(Fukhis-red) telah mengadakan pertemuan dengan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja (Selasa, 6 Agustus 2019-lalu) Bahwa Pihaknya telah memertanyakan komitmen pemkab bekasi dalan menegakkan aturan tersebut.

Ada sebuah catatan dari pertemuan antara Fhukis dan Bupati Bekasi bahwa, Pemkab bekasi, Akan kerja sama dengan tokoh masyarakat dan ulama untuk melaksanakan perda tersebut sebaik-baiknya," ungkap Nanang.

Lanjut Nanang, Hanya saja seperti biasa, Eka tidak menjelaskan kapan wacana itu bakal direalisasikan.

“Pada intinya karena ini perda (peraturan daerah), maka tentu saja pemerintah akan melakukan penegakan. Apalagi beberapa waktu Satpol PP juga kan sudah melakukan penyegelan. Nanti kami akan tindaklanjuti,” kata Eka, Saat menerima kehadiran Fhukis di depan ruang kerjanya di Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.

Sebagai catatan pula, Wacana penutupan tempat hiburan menjadi yang kesekian kali disampaikan. Hanya saja, tidak pernah membuat Perda Pariwisata tersebut benar-benar ditegakkan. Tercatat, tempat hiburan pernah tutup usai disegel Satpol PP pada Oktober tahun lalu.

Namun, kurang dari dua pekan, tempat hiburan kembali buka, bahkan beberapa di antaranya beroperasi setelah merusak segel. Sayangnya, perusakan segel, meski melanggar hukum, Pemkab Bekasi justru tidak berani mengambil langkah hukum."(*) 

Reporter : Red
Editor : Luk
Diberdayakan oleh Blogger.