IKLAN ATAS

Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad Pimpin Khotbah Jum'at Di Perbatasan

Jum'at barokah
Redaksibekasi.com: Kaltim: Tugas untuk mempertahankan keutuhan Negara kesatuan Republik Indonesia merupakan salah satu fungsi dari Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM selain dari itu untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagaimana misi mulianya yakni mempertahankan semangat kekeluargaan dan budaya gotong royong yang menjadi rohnya NKRI, tidak saja diwujudkan dalam bentuk karya fisik dan non fisik, tetapi sampai pada menjaga spiritual warga masyarakat melalui majelis.

Salah satu karya nyata yang ditampilkan  dari prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 303/SSM, yakni menyampaikan khutbah jum'at oleh Prajurit Satu Ahmad latif, Prajurit Satgas Pamtas bersama warga masyarakat di Masjid At-taqwa desa Batu majang kecamatan Long bagun Kabupaten Mahakam Ulu Kalimantan Timur.

Dalam khotbahnya, Pratu latif menyampaikan pentingnya umat manusia untuk selalu mengingat bahwa azal akan datang tanpa mengenal usia, waktu dan tempat.

"Ingatlah, bahwa kematian adalah suatu kepastian yang akan menimpa seseorang. Kematian akan memisahkan dirinya dari keluarga, harta, serta tempat tinggalnya. Allah SWT telah memberitahukan melalui firmanNya, bahwa diantara manusia ada yang akan mendapatkan pertolongan danendapatkan kabar gembira pada saat kematiannya, serta ada pula yang merasa ketakutan yang luar biasa. Allah SWT menyebutkan keadaan orang yang bahagia saat kematiannya dalam Al Quran Surat (fushilat:30-31). Jum'at (23/8/2019).

Komandan Yonif Raider 303/SSM Kostrad Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol., selaku Komandan Satgas Pamtas RI-Malaysia mengatakan, para prajurit Satgas yang berada di 28 Pos yang terpisah dan salah satunya Pos Komando taktis yang berada di desa Batu Majang selain untuk melaksanakan tugas pokoknya menjaga keutuhan NKRI, ada diantaranya terdapat jiwa spiritual yang disampaikan kepada masyarakat.

"ini artinya kedekatan TNI dengan Rakyat tidak saja menjaga secara fisik dalam suatu tempat yang ditempatkan, tetapi menjaga spiritual keagamaan juga sangat penting disamping penyuluhan yang dilakukan ditengah-tengah masyarakat," pungkasnya."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.