IKLAN ATAS

Prajurit Satgas Yonif Raider 303/SSM, Membentuk Sikap Anak-Anak SMPN Melalui Baris Berbaris


Redaksibekasi.com- Mahakam: Bertempat di SMPN 1 dan SMPN 4 Long Bagun, Kabupaten Mahakam ulu 4 orang Prajurit Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad dipimpin oleh Serka Heri Chandra Chaniago yang bertujuan untuk membentuk sikap dan kepribadian siswa sekolah di daerah perbatasan melalui kegiatan baris berbaris. Sabtu, 24 Agustus 2019.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan antusiasme siswa/siswi dari masing-masing sekolah. Beberapa materi yang diberikan antara lain gerakan dasar baris berbaris seperti penghormatan, langkah tegap, sikap sempurna hingga materi aplikatif untuk menyelenggarakan upacara Bendera hari Senin.

Serka Heri mengatakan kegiatan pembinaan pramuka di SMPN yang terletak tidak jauh dari perbatasan RI-MLY itu dilaksanakan secara rutin setiap hari Sabtu.

"Kegiatan pembinaan pramuka ini merupakan kegiatan pembinaan yang secara rutin pada hari Sabtu kami laksanakan," katanya.

Kegiatan itu, kata dia, juga merupakan salah satu bagian dari ekstrakurikuler yang ada di SMPN 1 dan SMPN 4 Long bagun yang bertujuan membina generasi muda dalam mengasah kemampuan diri sehingga terbentuk generasi muda yang mandiri, berjiwa sosial dan bermental patriot bagi para murid.

"Dalam kegiatan pramuka itu, personel Pos Kotis Satgas Yonif Raider 303/SSM memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris atau PBB, cara melipat maupun mengenakan kacu yang baik dan benar sehingga menjadi rapih," katanya.

"Para murid pun antusias dalam mengikuti kegiatan pramuka. Setiap latihan praktek yang di berikan oleh personel satgas, di ikuti dengan seksama dan di tuntun oleh anggota satgas dilapangan," kata Serka heri.

Sementara itu, Dansatgas Yonif Raider 303/SSM Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol., berharap kegiatan pembinaan pramuka bagi para pelajar perbatasan itu dapat berguna dalam mengembangkan potensi diri.

"Dengan adanya kegiatan tersebut, kami sangat berharap akan menjadikan para murid sebagai anak yang kreatif, anak yang mandiri bermental baja dan selalu siap menghadapi rintangan hidup di masa yang akan datang, serta menjadi anak yang berguna di lingkungan keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara," pungkas Dansatgas."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.