IKLAN ATAS

Ratusan Calon Siswa/i SMPN Terancam Gagal Masuk Sekolah, Neneng No Comen Soal Zonasi Jarak PPDB Online Di Babelan

Kepala sekolah SMPN 1 Babelan Neneng Harti Sambil berlalu meninggalkan Awak media
Redaksibekasi.com- Babelan: Untuk yang kesekian kalinya KPAD (Komisi Perlindungan Anak Daerah) Kabupaten Bekasi, Gelar rapat mediasi fasilitasi calon siswa/i yang belum tertampung melalui Jalur PPDB online pada sekolah menengah pertama Tahun pelajaran 2019/2020 di wilayah kecamatan babelan, Akhirnya berakhir hampa tanpa sebuah keputusan dan kejelasan.

"Nampak dalam rapat sejumlah petinggi Unsur muspika hadir, Kabid SMP kabupaten Bekasi, Kepsek SMPN 1 Babelan, Kepsek SMPN 2 Babelan. Kepsek SMPN 3 Babelan. Kepsek SMPN 4 Babelan dan Kepsek SMPN 5 Babelan. Komisioner KPAD, Ketua Tim Peduli Anak Bangsa Babean, Serta sejumlah orang tua murid calon siswa/i  yang meratap sedih tidak dapat mengikuti program Pemerintah wajib belajar 9 tahun.

Dikatakan Ketua Tim Peduli Anak Bangsa, Juhro kelana sangat menyayangkan hal tersebut. Menurutnya Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi tidak konsisten dan terkesan berbelit belit.

”Mau kapan lagi anak anak kita bisa sekolah? Sudah hampir 3 minggu mereka menunggu kepastian, akan tetapi masih saja jawabannya ngambang alias berbelit, Kepala Sekolah Juga terkesan mengulur waktu dan tidak konsisten dengan keputusannya”. Paparnya. Senin (05/08).

Lain hal yang dikatakan Kepala Bidang SMP Kabupaten Bekasi (Kusuma Ridwan), dirinya akan segera bertemu Bupati Bekasi bersama Kepala Dinas serta para pihak terkait demi terwujudnya wajib belajar 9 tahun khususnya Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kecamatan Babelan.

”Ya, nanti saya berserta Kepala Dinas dan pihak terkait akan menemui Bupati Bekasi, agar bisa anak anak didik SMP yang belum diterima sekolah di kecamatan Babelan bisa cepat bersekolah, dan mudah-mudahan akan menemui titik terang yang selama ini diharapkan para wali murid “. Jelasnya.

Sama hal yang dikatakan Rojak, Ketua KPAD Kabupaten Bekasi. Dirinya akan terus berkordinasi dengan pihak terkait agar Anak didik bisa bersekolah.

”Ya mudah mudahan bisa cepat teratasi dan anak anak bisa bersekolah, kasian sudah 3 minggu menunggu kejelasan. Tadi saya miris juga melihat keluhan wali murid yang memang sangat butuh pertolongan agar anaknya bisa sekolah, upaya demi upaya akan terus kita lakukan dan tinggal menunggu SK dari Bupati Bekasi, insha Allah cepat terealisasi”. Harapnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Babelan Ibu Neneng Harti yang turut hadir dalam acara Mediasi antara orang tua murid yang diinisiasi oleh Komisiiner KPAD Kabupaten Bekasi. Awak media mencoba klarifikasi terkair Zonasi Jarak untuk Calon Siswa/i SMP.

"Maaf Saya No Comen," Ujar Neneng Harti Sambil berlalu meninggalkan Awak media. Senin (5/8)."(*)

Reporter : Red
Editor : Luk
Diberdayakan oleh Blogger.