IKLAN ATAS

Sukses kembangkan Varietas Inpago 8, Bupati Lingga Hadiri Panen Perdana Demplot Padi Di Desa Lanjut

Panen perdana 
Redaksibekasi.com- Dabo Singkep: Bupati lingga Alias Wello menghadiri Kegiatan Panen Perdana Demplot Padi dengan Inovasi Tugal Jarwo 4:1 Menggunakan Varietas Padi Inpago 8 di Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir.

"Ini merupakan pilot projeck dan menjadi ikon bagi desa Lanjut untuk dapat mengembangkan pertanian lebih maju lagi  di Desa lanjut dan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat luas," Ucap Alias Wello. Rabu (8/8).

Turut hadir dalam acara panen panen perdana, Asisten II, Sekcam Singkep Pesisir, Abu Samah (kepala Desa Lanjut), Zulfawilman dan Luthfi Junaidi (perwakilan dari BPTP), Maksudi ( Babinsa desa Lanjut), Mahasiswa KKN UMRAH, serta masyarakat Desa Lanjut.

Diketahui sebelumnya, Desa Lanjut Kecamatan Singkep Pesisir merupakan desa yang memiliki kondisi tanah berpasir. Sejak dibukanya lahan cetak sawah pada tahun 2017 dan dikerjakan pada tahun 2019 awal Januari dimana lahan tersebut dikelola oleh petani.

Dalam sambutannya kepala Desa lanjut Abu Samah menyebutkan, Bahwa Sawah ini harus dikelola dengan baik serta dapat membantu perekonomian masyarakat. Selain itu kita bisa membuktikan bahwa tanah kita bisa menghasilkan padi, tidak hanya itu dengan adanya sawah ini desa kita dapat menjadi perhatian bagi pemerintah kabupaten Lingga.

"Yah, Kita bisa buktikan bahwa sawah kita bisa menghasilkan padi," ungkapnya.

Dikatakan Abu Samah, Sawah yang diketahui orang awam harus digenangi air terlebih dahulu tapi kini oleh pendamping petani yang berjumlah 15 orang terdiri dari 10 orang pendamping D1 IPB, 1 orang petugas organisme pengganggu tanaman, 1 orang penyuluh dan 3 orang pendamping lama, Mencoba berinovasi dengan menggunakan varietas Inpago ( inbrid padi gogo)  sesuai yang tertera pada plang menggunakan varietas Inpago 8.

"Inovasi tim pemdamping petani berhasil menggunakan Varietas Inpago 8 dan hari ini kita saksikan panen perdananya," tutup kades Abu Samah.

Sementara itu  Dinas pertanian melalui kabid pertanian Dabo singkep  menyebutkan,  Pada hari ini merupakan hasil dari jerih payah petani dan pendamping selama ini  kurang lebih 4 bulan berlangsung akhirnya dapat di panen.

"Selama ini kami mengolah lahan menggunakan sistem tugal serta menggunakan pupuk dasar kompos sebagai bahan untuk penanaman. dengan inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh untuk masyarakat agar dapat termotivasi," Ungkap Kabid Pertanian Dabo singkep

"Tidak hanya itu terlaksananya kegiatan ini berkat kerja sama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lingga, BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) ,  Desa lanjut dan masyarakat sekitarnya," pungkasnya."(*) 

Reporter : Yulitasari 
Editor : Luk
Diberdayakan oleh Blogger.