IKLAN ATAS

Diduga Tidak Kantongi Dukumen Lengkap, KM. Bengkalis Jaya Bawa Puluhan Ton BBM Diamankan Petugas

Satu unit Kapal Motor KM. Bengkalis Jaya GT.23 No.998/PPq 
Redaksibekasi.com- Lingga: Ditengah gejolak penyelesaian permasalahan kelangkaan BBM bersubsidi sebagai kebutuhan masyarakat wilayah Kabupaten Lingga, Ada saja yang mengambil kesempata, Diduga Lantaran tidak memiliki Izin lengkap Dukumen, Satu unit Kapal Motor KM. Bengkalis Jaya GT.23 No.998/PPq milik salah seorang pengusaha bermuatan puluhan ton bahan bakar minyak (BBM) yang di duga jenis Solar di amankan petugas TNI-AL Lanal Dabo Singkep.

Sebelumnya disampaikan salah seorang narasumber terpercaya yang enggan namanya dilampirkan dalam pemberitaan menyebutkan.

"kemarin malam tepatnya Rabu malam Kamis 11 September 2019 sekira pukul 18'45Wib ada kapal bongkar BBM dipelabuhan umum Desa Sungai Buluh Kecamatan Singkep Barat diamankan petugas," ujarnnya, Kamis 12/09 sekira pukul 06.20 Wib.

Lanjutnya, kapal kayu tersebut bermuatan 20 ton BBM di duga jenis solar tujuan ke proyek wisata Bukit Tumang, saat lagi bongkar didatangi petugas mempertanyakan Dukumen, Kep/Nakhoda Kapal tidak bisa menunjukkan secara lengkap sehingga aktivitas kegiatan bongkar dihentikan dan  diamankan petugas," paparnya.

Sementara itu, Saat dikonfirmasi tim media selaku anak buah kapal pada Rabu 12/09 tidak dapat memberikan keterangan, semua bungkam.

"Kami hanya anak buah dan pekerja di Kapal saja pak dan kami tidak tahu asal barang ini dari mana. Untuk lebih jelasnya bapak tanya saja langsung kepada Kep/ Nakhoda namun sekarang beliau sudah dibawa anggota angkatan laut ke Kantor," ucap pekerja KM. Bengkalis Jaya yang tidak mau menyebutkan nama.

Hingga berita ini diunggah pihak yang disebutkan tim media dan ABK kapal yang menangani perkara yakni Lanal Dabo Singkep saat dikonfirmasi melalui via telpon dan pesan WhatsApp dini pagi sekira pukul 09.00 Wib terkait kebenaran informasi yang dipaparkan. Pas Intel Lanal Dabo Singkep belum memberi tanggapan hak jawabnya."(*)

Reporter: Tim
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.