IKLAN ATAS

Hanya Ada Di Babelan, Giliran Emak-Emak Angkat Bicara Soal Jam Lintas Truk Tanah, Tanpa Aturan Jelas

Banyaknya truk tanah bertonase berat yang melintas di wilayah Babelan
Redaksibekasi.com- Babelan: Marak keluhan warga yang tinggal di wilayah Babelan dan sekitarnya terkait semakin banyaknya truk tanah bertonase berat yang melintas di wilayah itu, Anehnya tanpa ada aturan jam operasional, Ada apa semua ini, Seolah ada pembiaran aturan yang merampas hak para pengguna jalan lainnya.

Pesta ngebul dan debu sudah menjadi pemandangan biasa setiap harinya di sepanjang Jalan raya babelan dan sekitarnya. Lantaran Truk tanah bertonase besar tanpa aturan main yang jelas soal jam Operasionalnya, Emak-emak yang tinggal di babelan ikut bicara dan rada sewot soal truk Tanah.

”Kita emak-emak, tukang ojek, anak sekolah ngeri banget banyak mobil truk tanah, lewat gak kenal batas waktu, pagi-siang-sore. Belum lagi yang balik arah truknya. Dulu bisa operasinya sekitar pukul 21.00 Wib sampai 05.00 Wib dini hari. Tapi kok sekarang jam berapa aja bisa lewat..?,” kata Ida Hikar (37) warga setempat yang mengaku sangat resah. Sabtu (21/9).

"Iya, Dulu bisa, Jam operasional truk  diatur, Kenapa sekarang aturannya gak Jelas," tegasnya.

Dirinya pun merasa kasihan dengan warga lainnya di sekitaran wilayah Babelan yang merasa terganggu dengan truk tanah tersebut. “Kasihan juga para warga Babelan lainnya, Mereka merasa terganggu oleh truk-truk siang hari bolong, apalagi aktivitas anak-anak sekolah orang tuanya pada resah. Belum lagi kalau pas depan sekolah anak-anak keluar di pinggir jalan sampai pada minggir banget," kesalnya.

"Iiih ngeri ‘!!….jangan sampai ada korban truk tanah lagi,“ tandasnya.

Hal senada dikatakan Eka (38), warga Kelurahan Kebalen yang anaknya bersekolah di daerah Kebalen. Eka merasa khawatir jika terjadi apa-apa dengan anaknya.

”Saya khawatir banget mikirin anak kalau telat pulang sekolah, takutnya kenapa-kenapa, mana truk tanah bejubel banget. Kemarin saya dengar ada kejadian anak sekolah MTs Bustanul Ibad, Harapan Baru di depan sekolahnya terlindas, isi perutnya keluar. Ya Allah kapan sih bisa dihentikan tuh truk tanah. Yah, minimal bisa beroperasi sesuai jam nya, jangan pas warga beraktifitas," pintanya.

Mereka berharap agar pihak terkait yakni Muspika Babelan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi segera memberikan jam lintas kepada para pengemudi truk. Baiknya jam lintas pada malam hari bukan jam kerja atau jam sibuk," tukasnya.

Sementara itu, hingga berita ini tayang, pejabat berwenang dan instansi terkait (unsur Muspika Babelan-red) maupun pihak terkait belum dapat dimintai tanggapannya.

Sekedar info keberadaan jam operasional truk tanah yang tanpa aturan menambah sederetan panjang kemacetan jalan raya Babelan, Lantara sedang ada pengerjaan Pengecoran peningkatan jalan Raya Babelan yang dinanti banyak warga."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.