IKLAN ATAS

Marak Beredar Bebas Rokok Tanpa Dokumen CK-FTZ, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Aparat Hukum


Redaksibekasi.com- Lingga: Terkait Pencabutan pembebasan cukai rokok dan barang kena cukai lainnya di FTZ yang berlaku pada Jumat 17/5/2019
(beberapa bulan lalu dilansir dari berbagai sumber media-red), Akan tetapi dari hasil temuan awak media, Masih saja marak peredaran Rokok tanpa Dokumen Cukai-Free Trade Zone (CK-FTZ) di wilayah kabupaten Lingga.

Temuan peredaran Rokok tanpa dokumen dapat diduga dan terindikasi adanya keterlibatan oknum aparatur penegak hukum bekerja sama dengan pihak pengusaha di wilayah Kabupaten Lingga dalam dunia bisnis Rokok Ilegal tanpa mengantongi dokumen Cukai (CK-FTZ) sehingga membuat para pelangsir bebas memasarkan produk rokok olahan asal Kota Batam di setiap pelosok Desa wilayah Kabupaten Lingga Kepulauan Riau (Kepri).

Hal tersebut terungkap dini pagi Jum'at 06/09 sekira pukul 08.20 Wib hasil konfirmasi tim media kepada salah seorang pelangsir/pedagang, (sebut saja EU-red) di depan warung/toko salah satu pedagang asongan milik warga Desa Tinjul Kecamatan Singkep Barat.

Diketahui dalam bincang-bincang Tim media dengan EU pelangsir Rokok CK-FTZ, Menyebutkan.

"Saya hanya sebagai pelangsir saja pak. Rokok Batam FTZ dengan berbagai merek ini saya ambil dari 'Lingcua' salah seorang  pengusaha muda Daik Lingga dan ini semua saya ambil langsung dari Daik dan dipasarkan ke warung-warung di Desa yang saya datangi", jelas pelangsir dengan lembut.

Sementara itu, Sampai berita ini di unggah, Pengusaha Lingcua yang dikatakan Pelangsir belum bisa di konformasi terkait Dokumen CK-FTZ.

Dari hasil temuan Tim media kejadian ini bukan hanya sekali terjadi, Bahkan  sehari sebelumnya tepatnya Kamis 05/09 kemarin ada juga oknum pelangsir lainnya melewati jalur lintas yang berbeda namun masih termasuk wilayah Singkep Barat membawa barang serupa yakni Rokok Batam FTZ tujuannya sama menjajak beberapa Desa wilayah Singkep Barat."(*)

Reporter: Tim
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.