IKLAN ATAS

Marak Terjadi Kecelakaan, Warga Minta Pemerintah Segera Lakukan Perbaikan Jalan Kampung Garon-Pulo Glatik


Redaksibekasi.com- Kab.Bekasi: Kondisi infrastruktur Jalan penghubung antara kecamatan Sukakarya dengan kecamatan Cabang Bungin Kabupaten Bekasi, Hampir dua kilometer kondisinya cukup memprihatinkan lantaran pecah-pecah dan bergelombang, Hal ini yang sering dikeluhkan warga sekitar namun seolah senyap tak terdengar oleh pemerintahan Kabupaten bekasi yang di pimpin oleh Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja.

"Sepanjang jalan  perbatasan Pulo Glatik dengan kampung Garon desa Sukalaksana sering memakan korban akibat Jalan rusak pecah-pecah dan bergelombang," Kata Pak Dudung (50) Warga kampung Garon di lokasi Jalan rusak, Selasa 17/9.

Dikatakan Pa Dudung, Miris kalau di pikirkan, Jalan Raya yang menghubungkan Antar kecamatan ini Kondisinya sudah rusak parah, tetapi belum ada perhatian sama sekali dari Dinas Terkait maupun  Pemda kabupaten bekasi.

"Sering orang pada Jatuh akibat jalan rusak ini (pengendara roda dua), Apa lagi kalau malam hari keadaan jalan yang gelap tanpa penerangan yang memadai," Keluh Pa Dudung.

"Yah, terutama pengendara sepeda motor, Hampir setiap hari terjadi kecelakaan bahkan terkadang sehari bisa dua kali, kalau musim hujan apalagi gak siang gak malam pasti terjadi kecelakaan di daerah ini," tambahnya.

Pa Dudung berharap, Tolong pemerintah kabupaten Bekasi dibawah kepemimpinan Bupati Eka Supria Atmaja ataupun melalui dinas terkait, segera melakukan perbaikan di jalan perbatasan Pulo Glatik dengan kampung Garon ini, Tapi tidak asal -asalan.

"Jangan cuma di tiban memakai coran asal-asalan, Kalau bisa di kupas, dan dilakukan perbaikan maksimal serta dilakukan oleh pemborong rekanan Pemda yang profesional ,"pinta Pa Dudung

"Saya berharap kepada rekan rekan wartawan untuk bisa menyampaikan aspirasi kami kepada dewan yang baru terpilih, Kalau Bupati atau pejabat Pemerintah mungkin Gak pernah melihat atau  lewat Jalur Pulo Glatik dengan kampung Garon," pungkas Pa Dudung."(*)

Reporter: Nha
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.