IKLAN ATAS

bisotisme

Data Inflasi Per September 2019 Tembus 3,51%, Mahfudz, Ini Warning Untuk Menteri Perdagangan

Mahfudz Abdurrahman, Anggota Komis VI DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Redaksibekasi.com- Jakarta: Dalam upaya menjaga ketersediaan dan termasuk juga harga jual bahan pokok. Menteri Perdagangan harus segera koordinasi dgn jajaran di internalnya dan juga dengan mitra terkait.

"kita juga paham bahwa harga bahan pokok sangat berperan dalam kenaikan tingkat inflasi. Dimana berdasarkan data inflasi sampai dengan bulan September 2019, sudah mencapai 3,51%. Ini harus jadi warning utk Menteri Perdagangan,"ucap Mahfudz Abdurrahman, Anggota Komis VI DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jumat (25/10).

Lanjutnya, Ibu-ibu rumah tangga sudah mulai mengeluhkan naiknya harga bahan pokok, Begitu juga musim kemarau yang panjang semakin menambah langkanya bahan pokok, yang otomatis kalaupun ada pasti harga lebih mahal dari biasanya, Beberapa bulan ke depan ada Hari Besar Natal dan Tahun Baru dan pasti akan semakin menaikkan harga bahan pokok.

"Bukan tidak mungkin nanti inflasi harga bahan pokok tembus 5% di akhir 2019". "Ini jd PR penting supaya kita bisa mengerem laju inflasi tersebut," tandasnya.

Menteri Perdagangan yang baru harus segera koordinasi dengan jajarannya, juga dengan Bulog. Ini penting, bahkan sangat penting, supaya ketahuan kondisi sebenarnya, baik dalam hal kebutuhan dan ketersediaan pasokan. "Sehingga bisa dirumuskan langkah-langkah jitunya," ujarnya.

Masih kata Mahfudz Abdurrahman, Pemerintah harus bisa kasih kepercayaan kepada semua, jangan bikin pernyataan dan apalagi kebijakan yang ujungnya buat bingung atau malah bikin susah masyarakat. Dan tidak boleh lagi beda pendapat di luar. Seperti yang pernah terjadi di Kabinet sebelumnya".

"Rakyat harus diberikan keyakinan bahwa pemerintah serius, kerja keras dan kompak untuk membuat rakyat sejahtera," pungkas. Mahfudz Abdurrahman."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.