IKLAN ATAS

Di Soal LSM RIB, Proyek Jaling Di RT 006/001 Desa Babelan Kota Diduga Asal-Asalan

Proyek jaling tanpa papan nama kegiatan di soal LSM RIB
Redaksibekasi.com- Babelan: Lagi-lagi, Pengerjaan proyek Jalan lingkungan (Jaling) di Gang Al-Muhajirin RT 006/001 Desa Babelan Kota, kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi di soal Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rakyat Indonesia Berdaya (RIB), lantaran dilokasi kegiatan tidak ditemukannya Papan Proyek sebagai acuan, menghilangnya para konsultan, Pengawas dilapangan, serta pelaksana kegiatan yang pada akhirnya hasil kerjanya asal-asalan.

Diketahui sebelumnya, Untuk Tahun 2019  dari info yang beredar Desa Babelan Kota mendapatkan Alokasi +- 70 titik (Campur-red) dari kegiatan APBD murni oleh Pemda Kabupaten Bekasi, ditambah dengan Alokasi kegiatan DD APBN tahun 2019 tahap dua yang realisasikan melalui pembangunan Jaling juga.

Dari hasil investigasi Tim LSM RIB Bidang Lingkungan hidup dan Pembangunan, Soal temuan dilapangan proyek Jaling di Gang Al-Muhajirin RT 006/001 Desa Babelan Kota yang sarat dengan penyimpangan tidak sesuai RAB dan tak ada kejelasan transfaransi anggaran serta kinerja Konsultan pengawas yang bobrok.

"Melihat kondisi pekerjaan jaling seperti ini, Mengidikasikan adanya dugaan KKN antara pihak pengawas konsultan maupun PPTK dengan pihak pelaksana pekerjaan (kontraktor)," Kata Sholeh, Tim Investigasi LSM RIB. Kamis (10/10).

“Indikasinya mereka bersama-sama melakukan penyelewengan keuangan Negara. Mengingat dana yang dianggarkan untuk proyek tersebut tidak sebanding dengan kondisi, serta kualitas jaling yang harus dihasilkan,” jelasny.

Dikatakan Sholeh, Proyek Jaling ini, seharusnya dikerjakan sesuai dengan aturan yang jelas, Ada Papan Proyek, Ada Pengawas konsultan dan pelaksana kegiatan dan hasil akhir Betonisasi/cor +-15cm.

"Yah, Jika pemasangan begisting asal-asalan, yang uniknya disebagian titik tanpa Plastik untuk alas Cor-coran, Hal ini dikhawatirkan daya tahan pekerjaan Jaling tersebut tidak akan bertahan lama, bisa jadi ketebalan coran berkurang menjadi tidak sesuai standar," imbuhnya.

"Terkait temuan proyek jaling  di Gang Al-Muhajirin RT 006/001 Desa Babelan Kota yang sarat dengan penyimpangan terindikasi tidak sesuai RAB, Akan kami  lakukan pendataan Untuk menjadi laporan ke instansi terkait, Bisa Jadi pemain proyek katanya baru tetapi masih pake bungkus lama," pungkas sholeh.

Sementara itu dari info yang di dapat, Diketahui nomor Kontraktor atau pelaksana kegiatan dan sempat di konfirmasi oleh Tim melalui seluler terkait proyek Jaling di Babelan kota, karena terindikasi tumpang tindih dengan proyek DD APBN tahap dua TA 2019.

"Ya.!, Itu tambahan sisa nyambungin punya proyek Dana Desa," Jawaban singkat yang katanya mengklaim proyek dia (Mr x). Rabu (9/10)."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.