IKLAN ATAS

bisotisme

Kemanunggalan TNI-Rakyat Terjalin Di TMMD 106 Wilayah Perbatasan

Add caption
Redaksibekasi.com- Malinau: Waktu istirahat menjadi momen berharga bagi TNI, dalam hal ini Satgas TMMD 106 Wiltas Kodim 0910/Malinau  dan masyarakat dalam menjalin kebersamaan. Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan di setiap daerah di seluruh Indonesia serta sebagai wujud nyata TNI dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, TMMD tidak hanya menyelesaikan sasaran fisik akan tetapi melaksanakan kegiatan non fisik salah satunya dengan menjalin keakraban dan kekeluargaan dengan setiap masyarakat di lokasi TMMD. Keakraban antara satgas dan masyarakat semakin terjalin.

Seperti yang terlihat saat waktu istirahat mereka makan siang bersam sambil berdiskusi tentang berbagai hal yang akan di butuhkan dalam pelaksanaan Penutupan TMMD. Ibu Ester, warga Desa Long Bisai Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau, yang bersedia secara ikhlas menyiapkan bubur ayam bagi anggota satgas TMMD ke 106 Wiltas Kodim 0910/Malinau pada saat anggota Satgas TMMD dan masyarakat menyiapkan lapangan buat upacara penutupan kamis bsok.

“Kami masyarakat di kampung Desa Long Bisai ini sangat menyambut baik adanya bapak TNI di kampung kami. Dalam rangka melaksanakan program TMMD. Sehingga sudah sepantasnya jika kami semua membantu TNI dalam menyelesaikan program ini hingga selesai dan ditutup nantinya," ujarnya, Selasa (29/10/2019).

Sementara itu, Dandim 0910/Malinau Letkol Inf Nopid Arif S.Sos M.Han saat ditemui menyampaikan kedekatan prajurit TNI dan masyarakat seperti makan bersama, bercanda dan tinggal serumah merupakan momen yang jarang terjadi. Menurutnya, hanya melalui momen pelaksanaan TMMD 106 Wiltas Kodim 0910/Malinau inilah, pemandangan itu terjadi. Di situlah terlihat keakraban dan kekeluargaan di antara TNI dan masyarakat."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.