IKLAN ATAS

bisotisme

Kendaraan Operasional Kecamatan Tambun Utara Dibiarin Mangkrak, Ini Kata Ketua Pewarta Bekasi

Terpantau dilokasi Area Kantor Kecamatan Tambun Utara, Satu Kendaraan operasional
Redaksibekasi.com- Kab.Bekasi: Pemerintah kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi dibawah komando Camat Dodo, dituding telah mengabaikan barang milik/Inventaris Negara, Hal itu terpantau dilokasi Area Kantor Kecamatan Tambun Utara, Satu diantaranya Kendaraan operasional Kecamatan di biarkan Mangkrak tak bertuan, malah jadi tempat mainan anak-anak.

"Seharusnya Camat Tambun Utara yang saat ini menjabat, Lebih peka dan peduli terhadap barang milik negara, Salah satu diantaranya Mobil Carry 1,5 Warna Biru Plat Nomor B 2010 HU .07-21," Kata Usman BG, Ketua Pewarta Bekasi, Minggu (13/10).

"Aneh, Bukannya di perbaiki kendaraan operasional kecamatan, Eh malah  dibiarkan mangkrak, Lebih anehnya lagi 4 rodanya semua gembes, pintu belakang Jadi mainan anak-anak," tegas Usman BG dengan nada geram.

Lanjutnya, Dimata Kabupaten bekasi Status kecamatan Tambun utara bukan lagi masuk wilayah pedesaan, Tapi masuk wilayah perkotaan, Walaupun di dalamnya ada delapan desa.

"Yah, Setidaknya camat Tambun utara, memiliki Jiwa kepemimpinan seperti Camat terdahulu, bukan membandingkan, tetapi hanya mengingatkan sebagai kontrol sosial untuk menuju Bekasi Baru Bekasi Bersih, Sebagai Jargon Bupati Eka Supria Atamaja.SH.," Ujarnya.

Dikatakan Ketua Pewarta, Geliat pembangunan di Tambun utara semakin signifikan, berbagai persoalan status pertanahan di Sriamur masih belum terselesaikan, Infrastruktur Jalan kampung Turi di Sriamur masih menunggu, Semakim mencuatnya persoalan Tanah kas Desa (TKD) yang ada di Tambun utara, belum lagi persoalan sampah yang ada di kali busa desa karang satria dan masih banyak lagi persoalan.

"Kami hanya ingin Camat Tambun utara lebih fokus niat membangun wilayah,  Bukan sekedar numpang lewat, Kalau Soal plat mobil Dinas, Camat di Cat hitam mungkin gak begitu masalah bagi kami, Wajar lah, yang penting Kendaraan Operasional mangkrak, Bangkai Perahu karet dibawah Toren air dibiarkan tak terawat, penataan Taman serta perawatan dan pemeliharaan Mushola Al-Hadi yang di belakang Kantor kecamatan, Tolong lebih di perhatikan lagi," pungkas Usman BG, Ketua Pewarta Bekasi.

Hingga tulisan ini di publis, Awak media  belum dapat informasi dan Klarifikasi terkait Mangkraknya Kendaraan operasional Kecamatan Tambun utara, Serta terbengkalai jadi Sampah 2 perahu karet di bawah tiang Toren air dan perawatan Taman di depan Mushola Al-hadi yang kurang perhatian dan kepedulian Pihak Kecamatan."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.