IKLAN ATAS

Bersama Masyarakat Perbatasan, Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad Bergotong Royong Bantu Pengecoran Pembangunan Mushola

Add caption
Redaksibekasi.com- Mahakam: Sebanyak 15 anggota dari Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 303/SSM Kostrad bersama masyarakat Long bagun membantu pengecoran pembangunan Mushola di Kampung Long bagun ulu, Kecamatan Long bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Minggu (17/11/2019).

Komandan Satgas Letkol Inf Taufik Ismail, S.Sos, M.I.Pol., mengatakan Lettu Arm Junaedi selaku Perwira pembinaan mental (Pabintal) bersama 15 personel dari Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad bersama komponen masyarakat yang membantu pengecoran pembangunan mushola yang ada di Kampung Long bagun Ulu.

"Kami bersama masyarakat setempat saling bahu membahu bergotong royong untuk mewujudkan pembangunan mushola yang dibangun secara permanen, agar dapat menjadi tempat ibadah yang layak bagi masyarakat Kampung Long bagun Ulu," katanya.

Menurut dia, pembangunan mushola itu bertujuan untuk percepatan pembangunan rumah ibadah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat dengan harapan dapat segera di gunakan sebagai tempat ibadah warga Muslim, mengingat bangunan Masjid mau pun mushola yang ada saat ini terbatas dalam jumlahnya untuk menampung jamaah yang melaksanakan ibadah shalat maupun kegiatan ibadah lainnya bagi umat Muslim.

"Demi Kepenting dan kebutuhan sarana rumah ibadah, maka kami sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan (Satgas-Pamtas) Yonif Raider 303/SSM Kostrad Pos Kotis berinisiatif untuk meringankan pekerjaan pengecoran bangunan mushola bersama-sama masyarakat Long bagun," katanya.

Pengecoran pembangunan mushola itu merupakan bentuk solidaritas prajurit TNI dalam mendukung masyarakat untuk membangun rumah ibadah.

"Pembangunan ini masih membutuhkan waktu yang cukup panjang. Namun untuk meringankan pengurus masjid dan masyarakat, maka kami bersama masyarakat membantu tenaga agar pekerjaan pembangunan dapat segera tuntas khususnya dalam pengecoran bangunan," kata Dansatgas.

Menurut Ustad Sulthan, salah seorang pengurus mushola, dengan adanya bantuan tenaga dari TNI memberikan dampak yang positif bagi warga kampung karena sangat membantu dalam proses pembangunan yang dirasa berat, yaitu pada saat pengecoran.

"Kami pun selaku pengurus mushola mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota Satgas-Pamtas Yonif Raider 303/SSM Kostrad dan yang memotori kegiatan kerja bakti ini sehingga pembangunan mushola dapat berjalan dengan lancar," katanya."(*)

Reporter: Erizal
Efitor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.