IKLAN ATAS

Ketua JMPD Resmi Laporkan Kajari Cikarang Yang Baru Ke Presiden Dan KPK

 LSM Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD), Zuli Zulkipli
Redaksibekasi.com- Kab.Bekasi: Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD), Zuli Zulkipli resmi melaporkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan itu, terkait kehadiran, Raden Rara Mahayu Dian Suryandari di acara “Kenal Sambut” yang di gelar Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang diduga menghabiskan uang puluhan juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi di Hotel Holiday Inn pada, Kamis 11 November 2019 lalu.

“Hari ini, Kajari Kabupaten Bekasi atau Kajari Cikarang sudah kita laporakan ke Bapak Presiden Jokowi melalui Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden,” jelasnya kepada media Kamis (21/11/2019)

Selain ke Presiden kata Zuli, JMPD juga sudah melaporkan ke Kejaksaan Agung, Komisi Kejaksaan, Komisi Ombudsmen RI, Ketua DPR RI, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada Jakarta.

“Kita sebagai aktivis penggiat anti korupsi sekaligus warga Bekasi melaporkan Kajari Cikarang yang baru ini, bukan mau menghakimi, tetapi kita khawatir kegiatan “Kenal Sambut” itu akan berdampak lemahnya kinerja Kejaksaan,” ungkap Zuli.

Kelemahan itu tambah Zuli, karena ketidakenakan dengan para pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi yang begitu antusiasme dan terkesan berlebihan dalam penyambutan Kajari baru yang ditugaskan di Kabupaten Bekasi.

“Harusnya, ditolak. Sebab, jika ada unsur gratifikasi, berlebihan akan mempengaruhi penegakan hukum di Kabupaten Bekasi,” pungkasnya."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.