IKLAN ATAS

Soal Bau, PT. Andalan Ingkar Janji, Plt Kades Segara Makmur Siap Kawal Surat Kesepakatan Bersama

Aksi damai terkait Bau tak sedap hasil Limbah produksi PT. Andalan Furnindo (Pabrik Gula) 
Redaksibekasi.com- Tarumajaya: Pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa Segara Makmur A Wahid mendukung warga Segara Makmur, dalam aksi damai terkait Bau tak sedap hasil Limbah produksi PT. Andalan Furnindo (Pabrik Gula) yang menimbulkan kegelisahan dan Keluhan warga di tiga desa (Segara Makmur, Pantai Makmur dan Segara jaya ), Hingga saat ini Kasus Bau asem tak kunjung terselesaikan sejak bebera bulan lalu.

"Biar bagaimana pun kita perlu sehat, kami akan mengawal surat kesepakatan yang telah di tanda tangani bersama," Kata Abd.Wahid Plt Kades Segara makmur. Senin (25/11).

"Mudah-mudahan tidak sampai hari Jumat sesuai dengan kesepakatan. Dan saya sebagai Plt Kepala Desa akan terus mengawal hingga permasalahan ini cepat selesai, dan masyarakat tidak dirugikan, terutama kesehatan warga, "jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Puluhan warga tiga desa di wilayah Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, mendatangi kembali PT.Andalan Furnindo di Kawasan IndustrI Marunda Center, Segara Makmur Tarumajaya, Suasana Sempat terjadi  tegang antara Sejumlah warga  dengan anggota keamanan (security) PT Andalan, Senin (25/11).

Sementara kordinator aksi mengatakan, awalnya notulen yang telah disepakati antara pihak perusahaan dengan perwakilan tiga desa di wilayah Tarumajaya diantaranya, Pengolahan limbah yang diduga Bahan Beracun Berbahaya (B3)diduga tidak  sesuai prosedur yang benar, pihak perusahaan berkomitmen melakukan perubahan secara operasional agar sisa produksi menjadi lebih baik dan terkontrol, pihak perusahaan harus menghilangkan bau tidak sedap dan limbah hasil sisa produksi yang ada dengan segala upaya, dan pihak perusahaan harus menghilangkan bau aneh dan tidak sedap dari limbah hasil sisa produksi sampai tanggal 23 Nopember 2019, (notulen tersebut disepakati oleh para pihak), Muspika Tarumajaya, Kades Segara Makmur, Ketua Karang Taruna Kecamatan Tarumajaya, Ketua BPD Segara Makmur, Perwakilan Ormas, serta pihak PT Andalan Furnindo beserta kuasa hukum. Tertanggal 31 Oktober 2019.

"Aneh, Sampai hari ini Senin (25/11/2019) ternyata pihak perusahaan tidak memenuhi janji yang telah disepakati bersama, lantaran limbah hasil sisa produksi PT Andalan Furnindo masih menimbulkan bau sehingga masyarakat sekitar terganggu pernapasan dan kesehatan warga,  dan hari ini pula kami mendatangi PT Andalan Furnindo untuk menagih janji, "ujar Supriyadi Kordinator Aksi.

Menurutnya pihak PT Andalan Furnindo ketika ditemui berjanji hari Jumat (29/11/2019) besok akan di realisasikan kesepakatan bersama yang telah dibuat, kami tegaskan hari Jumat besok kita akan tetap menggembog/segel pintu masuk PT Andalan Furnindo. Apabila kesepakatan tersebut tidak direalisasikan juga.

"Kami akan tetap gembok/segel pintu masuk perusahaan, agar sikap kami ini menjadi peringatan untuk perusahaan, dan perlu diingat dalam hal ini kami tidak pernah main-main, "pungkasnya."(*)

Reporter: Marudin
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.