Terbaru

6/recent/ticker-posts

Bakal Seru, Kader Golkar Kab. Bekasi Keberatan Pendaftaran Cawabup Dapat Dilakukan Oleh Partai Pengusung

Napril Chan, Wakil Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Bekasi
Redaksibekasi.com- Cikarang: Gemuruh Pendaftaran bakal Calon Wakil Bupati (cawabup) Kabupaten Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022 akan segera berlangsung, Yang akan dibuka oleh Panitia Pemilihan (Panlih) Wakil Bupati Kabupaten Bekasi, Hal ini Membuat Kader Partai Golkar Kabupaten Bekasi, angkat bicara menyatakan keberatannya.

"Seluruh kader keberatan atas klausul pendaftaran yang menyatakan pendaftaran cawabup dapat dilakukan oleh Partai Pengusung." Ujar Napril Chan, Wakil Sekretaris Partai Golkar Kabupaten Bekasi Demisioner kepada awak media di kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Ruko Sentra Niaga Square No. 03-05, Desa Simpangan, Cikarang Utara. Selasa (17/12).

Ditegaskan oleh Napril Chan, berdasarkan UU No. 10 Tahun 2016 Pasal 176 ayat (2). Bahwa pendaftaran cawabup hanya dapat dilakukan oleh Bupati bukan oleh partai pengusung.

"Kenapa Panlih memasukan klausul bisa didaftarkan oleh partai pengusung ?" Tanya Napril Chan dengan nada heran.

"Ada kesan, Panlih DPRD Kabupaten Bekasi ingin menguntungkan salah satu kandidat calon Wakil Bupati." Duga Napril Chan.

Masih menurut Napril Chan, seluruh kader Partai Golkar Kabupaten Bekasi menolak adanya Calon Wakil Bupati yang bukan orang Bekasi. Dan meminta Pak Eka mau mendengarkan aspirasi kader Partai Golkar dengan tidak menyerahkan surat rekomendasi yang ada. Walaupun secara lisan, telah diperintahkan oleh pengurus DPD PG Provinsi Jawa Barat.

"Kami ingin, pemilihan Wakil Bupati sesuai dengan mekanisme. Hanya Bupati yang menyerahkan nama-nama Cawabup dan Wakil Bupati adalah Putra/i terbaik Kabupaten Bekasi." Tegas Napril Chan.

Seperti diketahui, UU No. 10 Tahun 2016  pasal 176 berbunyi Partai politik atau partai politik gabungan. Calon tersebut mengusulkan 2 (dua) kandidat untuk Wakil Gubernur, Wakil Bupati, dan Wakil Walikota ke Dewan Perwakilan Daerah melalui Gubernur, Bupati, atau Walikota, untuk dipilih dalam pertemuan khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah."(*)

Reporter: Man
Editor: Luk
Baca Juga