IKLAN ATAS

Ahmadi Setia Mulya Tarumajaya

Gempar...!! Ada Penemuan Tas Mencurigakan Di Gereja Bethel Indonesia

Penemuan tas mencurigakan di samping Gereja Bethel Indonesia (GBI)
Redaksibekasi.com- Depok: Masyarakat di Jalan Kartini Depok sempat digegerkan dengan penemuan tas mencurigakan di samping Gereja Bethel Indonesia (GBI), Selasa (24/12/19). Karena tak berani membuka, warga akhirnya melaporkan hal itu ke pihak kepolisian.

Polisi setelah mendapat laporan dari warga langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan tas tersebut dan memblokade jalan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Kronologis penemuan tas tersebut berawal sekitar pukul 09.30 WIB Masyarakat menemukan sebuah tas mencurigakan di jalan masuk pintu gerbang Yayasan Pendidikan Kristen Siloam, Jalan Kartini Nomor 14 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Lokasi tersebut berada di samping Gereja Bethel Indonesia.

Tas berwarna abu-abu itu ditemukan oleh Pengurus GBI, Cristanto Agus. Ia lalu melaporkan hal tersebut ke security GBI bernama Jusak Saputra. Jusak lantas bergegas melaporkan ke anggota polisi yang ada di Kecamatan Pancoran Mas.

Dengan sigap sekitar pukul 09.50 WIB
Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah bersama anggota kepolisian lain tiba di lokasi usai mendapatkan laporan, dan pukul 09.55 Wib Tim Gegana Kelapa Dua tiba di tempat dengan dipimpin oleh Ipda Imran,  bersama dengan unit penjinak bom Mabes Polri yang berisikan 10 anggota.

Sekitar pukul 10.14 Wib Tim penjinak bom melakukan pengecekan tas yang mencurigakan dengan alat, selesai pengecekan pukul 10.39 Wib, dengan hasil tas tersebut tidak berisi bom melainkan berisikan map map surat, buku buku yang kemudian dimusnahkan.

Selanjutnya, team cyberone Depok menemui Kepala Bidang Humas Polres Metro Depok, AKP Firdaus dan menurut  beliau dalam Giat pengamanan dan penanganan barang mencurigakan berjalan aman kondusif".

Menurut Kapolres Metro Depok AKBP Azis Andriansyah. "Lokasi sudah disterilisisasi oleh Gegana, dibantu oleh Team Jaguar serta Polsek Pancoran Mas sedangkan Lalulintas dikondisikan oleh Satlantas Polres Depok, namun isi tas setelah dilakukan pengecekan ternyata hanya map-map saja,"(*)

Reporter: Erizal
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.