IKLAN ATAS

Kali Ciherang Tercemar Limbah, Kades Sukamakmur Harapkan Bupati Tindak Tegas Perusahaan Yang Buang Limbah Sembarangan

Kepala Desa Sukamakmur Wawan Kurniawan
Redaksibekasi.com- Sukakarya: Kali Ciherang Terkena Limbah, Kepala Desa Sukamakmur Wawan Kurniawan mengharapkan Bupati Bekasi Tindak Tegas Perusahaan Yang Membuang Limbah Sembarangan Terutama ke Aliran Kali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau lokasi Bendungan Ciherang yang terkena limbah, pada minggu, (1/12/2019).

Kami mengharapkan Bupati Bekasi menindak tegas perusahaan yang buang limbah ke bendungan kali ciherang" ujarnya dengan nada geram.

Menurutnya, pembuangan limbah ke kali ciherang akan berdampak dan sangat merugikan petani dimana mayoritas masyarakat adalah petani, selain untuk kebutuhan petani aliran kali tersebut juga dipakai warga untuk keperluan mencuci dan lain lainnya. "Saya harap pemerintah daerah untuk menindak tegas bagi perusahaan yang membuang limbah kekali, dan bukan hanya air yang keruh dan berbusa tetapi bau yang menyengat," tegasnya.

Lebih lanjut, Wawan juga mengurarakan permasalahan Eceng Gondok yang tak kunjung beres, karena sebentar lagi menghadapi musim penghujan dikwatirkan akan terjadi banjir bila Eceng Gondok masih banyak dibendungan caringin. "Masalah eceng gondok juga, semoga jadi perhatian karena memasuki musim penghujan dihawatirkan nanti terjadi banjir, "jelasnya.

Terpisah, Kasi Ekbang Sukakarya Edi Sutrisna, S.Ag mengatakan Pelepasan limbah cair yang tidak melalui proses yg benar akan merugikan masyarakat,  sepengetahuannya bahwa setiap perusahaan yang berpotensi menghasilkan limbah cair harus dan wajib mengolah limbah tersebut dengan alat dan teori tertentu sesuai standar Dinas Lingkungan Hidup, sehingga saat limbah cair yang akan dilepas ke lingkungan sudah aman dan tidak akan merusak lingkungan terutama bio air dan fisik air itu sendiri.

"Ya kita tahu semuanya,  bahwa air permukaan yg ada di kali kali sangat dibutuhkan masyarakat terutama untuk pengairan pertanian sawah bahkan untuk keperluan mencuci dan lainnya,"jelas Edi Sutrisna melalui pesan WhatsApp nya kepada Redaksibekasi.com.

Edi Sutrisna, sangat menyangkan pembuangan limbah ke kali ciherang desa sukamakmur, terbukti air kali tersebut berwarna hitam pekat berbusa dan berbau, jangan jangan airnya bila diminum bisa beracun. "Ya gak habis fikir, karena di kabupaten bekasi ada Dinas terkait yg betanggung jawab tentang pengawasan limbah tersebut, tapi kenyataannya kali ciherang airnya bernuasa limbah berbahaya dan cenderung tidak ada proses pilterisasi yg memadai yg wajib dilakukan perusahan yg membuang limbah tersebut, "ungkapnya.

Edi Sutrisna menambahkan, kalau bukan kepada pejabat Kabupaten Bekasi lalu masyarakat akan berharap ke siapa lagi untuk menangani limbah yg cenderung berbahaya buat lingkungan.
"Semoga Dinas yang menangani tersebut lebih peka dan peduli, demi kemaslahatan petani dan masyarakat khususnya masyarakat sukakarya,"pungkasnya."(*)

Reporter: Nilan
Editor: Luk
Diberdayakan oleh Blogger.