Terbaru

6/recent/ticker-posts

Suryo Pranoto: Berdayakan Dewan Pendidikan Untuk Percepat Peningkatan Layanan Mutu

Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, H Suryo Pranoto
Redaksibekasi.com- Bekasi: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, H Suryo Pranoto mengharapkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi merespon keinginan Masyarakat Peduli dan Pemerhati Pendidikan Kabupaten Bekasi, agar dewan pendidikan diaktifkan kembali. Harapan tersebut disampaikan Suryo Pranoto karena dengan aktifnya kembali dewan pendidikan diyakini dapat membantu percepatan peningkatan layanan mutu pendidikan.

Menurut Suryo Pranoto, masalah pendidikan sangat besar dan kompleks yang memerlukan kerja sama lintas instansi dan lembaga di masyarakat untuk mengelolanya. Pelaksana teknis di lapangan sekalipun sangat membutuhkan kolaborasi dalam bekerja.

“Pemkab Bekasi harus menyadari ini. Kita mendorong pemkab menjalin kerja sama efektif dengan semua elemen dalam membangun pendidikan mulai dari perencanaan hingga evaluasi,” kata Suryo Pranoto, kepada wartawan di Cikarang, pekan lalu.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyebutkan, di beberapa daerah, peran dewan pendidikan sangat aktif sehingga ada kemitraan antara pemda dan dewan pendidikan. Jika dewan pendidikan dibiarkan vakum, tentu tidak ada masukan-masukan strategis dari dewan pendidikan kepada pemda, termasuk satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan sekolah,” ucapnya.

Dibeberkan Suryo Pranoto, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 66 Tahun 2010 menjelaskan, dewan pendidikan adalah lembaga independen. Keterwakilan masyarakat diseleksi oleh tim yang dibentuk pemerintah, dikukuhkan oleh pemerintah dan wajib dibiayai oleh anggaran negara baik APBN maupun APBD, dan sumber lainnya.

Salah satu fungsinya ialah mengawasi seluruh kebijakan bidang pendidikan, mulai tingkat dasar sampai menengah sehingga layanan mutu pendidikan dapat berjalan dengan baik.

Sesuai PP itu, lanjut Suryo Pranoto, maka dewan pendidikan di Kabupaten Bekasi wajib diaktifkan kembali. “Tiga belas tahun dewan pendidikan vakum, ini menjadi preseden buruk bagi dunia pendidikan di Kabupaten Bekasi,” tandas anggota Komisi III DPRD dari daerah pemilihan (Dapil IV), meliputi Kecamatan Babelan, Tarumajaya, Tambun Utara, Tambelang dan Sukawangi ini.

Dia mencontohkan, inefesiensi anggaran di sekolah dan manajemen pengelolaan sekolah serta pemanfaatan anggaran dari berbagai sumber untuk kepentingan layanan mutu seringkali tidak tepat dan tidak benar.

Ini akibat kurangnya pengawasan dan pendampingan oleh lembaga-lembaga resmi yang dibentuk pemerintah, misalnya dewan pendidikan dan komite sekolah/madrasah.

“Ke depan, kita berharap terjadi penguatan kemitraan lembaga-lembaga resmi ini. Bupati Bekasi, khususnya Dinas Pemdidikan tidak perlu alergi terhadap keberadaan dewan pendidikan. Dewan ini adalah mitra sejati dalam membangun pendidikan,” tegasnya.

Apalagi, lanjut Suryo Pranoto, tugas dewan pendidikan adalah bekerja sama dengan masyarakat, pemerintah, dan DPRD berkenaan dengan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.

"Kemudian, menampung serta menganalisis aspirasi, ide, tuntutan, dan berbagai kebutuhan pendidikan yang diajukan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, tambahnya, dewan pendidikan bisa memberi masukan, pertimbangan, dan rekomendasi kepada pemerintah daerah mengenai kebijakan dan program pendidikan, kriteria kinerja daerah dalam bidang pendidikan, fasilitas pendidikan serta mendorong orang tua dan masyarakat berpartisipasi dalam pendidikan.

"Walaupun pendidikan pada dasarnya tanggung jawab semua pihak, tetapi pendidikan wajib dimulai dari keluarga. Namun, dewan pendidikan harus mampu mengembangkan kecerdasan intelektual, spiritual, kesehatan dan pertumbuhan fisik serta pendidikan karakter," tuturnya.

Jika dewan pendidikan di Kabupaten Bekasi aktif kembali, Suryo Pranoto mengimbau agar bertindak aktif melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap kebijakan, program, dan penyelenggaraan pendidikan.

“Bahkan, dewan pendidikan pun berhak menasihati Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam proses peningkatan mutu pendidikan,” pungkasnya."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Baca Juga