Terbaru

6/recent/ticker-posts

Tingkatkan Pencapaian Target, Bapenda Cetak Massal SPPT PBB P2 Lebih Awal

Cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhadap (SPPT)
Redaksibekasi.com- Cikarang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) melakukan cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhadap (SPPT), Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) lebih awal.

Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan target dan menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada Wajib Pajak. Bertempat di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kamis (23/1).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju dalam sambutannya mengatakan mengaku mengapresiasi kerja Bapenda Kabupaten Bekasi dengan melakukan cetak massal SPPT, PBB-P2 lebih awal.

Dengan melepaskannya lebih awal, Uju berharap penyampaian atau pendistribusiannya kepada wajib pajak lebih cepat dan tepat.

"Setelah ditentukan SPPT segera dialokasikan dan diminta itu sampai ke pajak wajib, jika ada SPPT yang tidak sampai ke pajak wajib segera diselesaikan," singkatnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bekasi, Herman Hanapi menjelaskan untuk mengimplementasikan amanat Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dan Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pajak Daerah.

Dimana Pajak Daerah merupakan salah satu sumber Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) yang digunakan pemerintah untuk menjalankan program-program menjalankan.

"Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) merupakan salah satu sumber Pendapatan Daerah yang cukup potensial sebagai sumber pembiayaan kegiatan pemerintahan," katanya.

Menurut dia, PAD juga dapat menunjang pembangunan daerah dan mensejahterakan masyarakat. PBB-P2 Kabupaten Bekasi memiliki kontribusi terhadap pendapatan daerah kurang lebih sebesar 20%.

Herman memaparkan, target PBB-P2 tahun 2020 adalah sebesar Rp.553.186.313.757. Potensi PBB-P2 tahun 2020 peningkatan kenaikan Sebesar Rp. 78.121.565.733, atau melebihi peningkatan15,53% dari tahun 2019 jadi menjadi RP. 581.248.982.629. Jumlah total SPPT sebanyak 1.025.820 lembar, disetujui selesai pada akhir bulan Februari. Berharap setiap tahun wajib pajak meningkat yang cukup signifikan," katanya.

Herman menambahkan, setelah menambahkan nanti semuanya akan dibagikan ke seluruh Objek Pajak (OP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi

"Teknisnya dapat disalurkan langsung melalui pendapatan atau melalui camat, desa dan kelurahan untuk diberikan kepada Wajib Pajak di masing-masing wilayah," tutupnya.

Sebagai tanda dimulainya cetak masal SPPT PBB P-2, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi bersama Kepala Bapenda didampingi seluruh Pejabat Struktural di Bapenda melakukan percetakan simbolis SPPT PBB P2 dan lakukan dengan tumpeng."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Baca Juga