Terbaru

6/recent/ticker-posts

Anak Dibawah Umur Terjaring Razia Dalam Apartemen Di Depok

Anak di bawah umur terjaring razia
Redaksibekasi.com- Depok: Dalam menciptakan Kota Depok yang bersih dari kegiatan asusila serta menindaklanjuti dari gelar unjuk rasa didepan gerbang kantor Walikota Depok pada Jum'at siang, tim gabungan yang berjumlah 70 personil terdiri dari Satpol PP, Dinsos, Dinkes serta melibatkan TNI, POLRI juga BNN Kota Depok.

Sasaran dalam razia ini menertibkan serta mencegah tindakan asusila yang akhir-akhir ini kembali marak di Kota Depok, Satpol PP kembali menggelar razia di salah satu apartemen di jalan Margonda Raya Kota Depok, pada Jum’at (31/10/20) mulai pukul 22:00 WIB dan berakhir Sabtu dini hari (01/02/20).

Kasatpol PP Kota Depok Lienda Ratna Nurdianny, usai pimpin giat razia menjelaskan pada awak media di ruang kerjannya, menyampaikan hari ini kami menggelar razia bersama instansi dan dinas terkait guna menciptakan rasa nyaman dilingkungan masyarakat “Razia kami laksanankan dari hari Jumat, 31 Januari 2020 mulai pukul 22.00 WIB sampai dengan hari Sabtu, 01 jan 2020 sampai pukul 01.30 WIB dan berhasil mengamankan 20 orang, yang kami amankan berada dalam kamar berbeda: 12 orang diantaranya 6 laki-laki dan 6 perempuan (6 pasang). 3 laki-laki dan 4 perempuan dalam kamar terpisah di duga yang sedang menunggu tamu dan penyedia jasa sewa kamar, 1 anak permpuan 16 tahun yang turut kami amankan."ujarnya" 

Semua kami amankan yang terjaring razia malam ini untuk selanjutnya kami lakukan pendataan, proses pendataan selesai pukul 03.00 WIB di kantor Satpol PP.
Razia ini guna melakukan pengawasan dan pembinaan bertujuan untuk melakukan pencegahan terhadap tindakan-tindakan asusila yang sudah meresahkan masyarakat.

Untuk penanganan razia kali ini dalam pembinaan, dan jika kembali terjaring maka kami akan serahkan ke Dinsos untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut disana, dan terkait anak dibawah umur nanti DPAPMK akan melakukan pembinaan dan dikembalikan kepada keluarganya, ujar Kasatpol PP.

Selain itu petugas dari BNN dan Dinkes Kota Depok juga melakukan test urin terhadap penyewa atau penguna apartemen dimargonda, dari hasil test urine yang dilakukan terhadap 20 orang yang terjaring semua negative. "Alhamdulillah hasilnya negatif semua, kami bersyukur masyarakat Kota Depok sadar akan dampak juga bahaya Narkoba, pungkas Lienda."(*)

Reporter: Renaldo/Nico
Editor: Luk
Baca Juga