Terbaru

6/recent/ticker-posts

Jenis Virus Baru Resahkan Masyarakat, Kades Jainudin, Desa Karang Satria Banyak Janda Lantaran Kepincut Bank Emok

Kades Jainudin Marakanya persoalan Bang Emok/Bang Deprok 
Redaksibekasi.com- Tambun Utara: Marakanya persoalan Bang Emok/Bang Deprok terindikasi sebagai penyebab keresahan akut di garis masyarakat level menengah hingga masyarakat kecil, bahkan Virus Emok lebih ganas, dapat menimbulkan bibit keretakan dalam rumah tangga, Bisa dikatakan Persoalan bank Emok lebih ganas dari Virus Corona yang saat ini jadi ancaman dunia, Hal ini menjadi perhatian khusus, H. Jainudin Kades Karang Satria dalam acara rapat Minggon Kecamatan Tambun utara, yang sekaligus sosialisasi KUR BRI Kancab Karang Satria, Rabu (12/2).

"Persoalan Bank Emok, bukan hanya menjadi persoalan desa Karang satria, Akan tetapi dari hasil diskusi bersama pejabat Kades lainnya, Bang Emok sudah menjadi anacaman hampir di Setiap desa Se Kecamatan Tambun utara Kabupaten Bekasi," Kata Kades Jainudin Usai acara rapat minggon," ujarnya.

Dikatakan H.Jainudin, Melalui sosialisasi KUR Bank BRI Kanca Karang Satria, diharapkan adanya solusi ekonomi kerakyatan bagi masyarakat Tambun utara pada umumnya, Agar meminiimalisir nasabah bank Emok atau bank deprok yang diduga menjadi sumber keresahan dan perpecahan dalam rumah tangga.

"Saya memberikan apresiasi kepada petugas dari BRI dalam acara sosialisasi KUR BRI, diharapkan melalui acara ini akan di samapaikan oleh staf desa BPD dan lainnya, Sehingga akan menyentuh masyarakat lapisan bawah, Agar kedepannya secara perlahan menghapus para rentenir yang sering berkeliaran di kampung-kampung serta Nasabah Bank Emok beralih MenjadI Nasabah BRI melalui programKUR BRI yang banyak kemudahan dan Gak ribet," imbuhnya.

"Di wilayah saya (Desa karang satria-red) saat ini banyak Janda!, Ya, itu dampak dari penyakit masyarakat muncul bank emok dan para rentenir, diharapkan melalui sosialisasi KUR BRI kali ini, Pemerintah dapat hadir di tengah masyarakat untuk mendongkarak ekonomi kerakyatan," pungkas H.Jainudin.

Sementara itu Camat Tambun Utara Deni Mulyadi usai acara Minggon Kecamatan yang dibarengi dengan sosialisasi KUR BRI dan BPS di Aula kantor Kecamatan Tambun utara kepada media menuturkan, Selama ini diakuinya memang banyak masyarakat yang belum tahu tentang kemudahan pelayanan Melalui KUR BRI.

"Kebanyakan dari masyarakat  berasumsi beda, padahal untuk Calon Nasabah dalam  pengajuan pinjaman penambahan modal usaha melalui KUR BRI, syaratnya mudah asal punya usaha tanpa harus ada Jaminan lainnya," ungkap camat Deni.

Dikatakannya, Untuk kelengkapan syarat lainnya, tentunya semua masyarakat telah memiliki KTP/KK/Surat Nikah dan surat keterangan usaha, Jadi ga perlu ribet dan susah, ini semua untuk menanggulangi krisis ekonomi di masyarakat yang selama ini terjerat rentenir, bank Emok dan sejenisnya.

"Yah, Untuk surat keterangan usaha, pihak desa dan kecamatan akan membantu dan pastinya siap melayani," imbuhnya.

"Jadi masyarakat gak perlu ribet, untuk mendapatkan tambahan modal usaha melalui penawaran kemudahan yang diberikan oleh Bank BRI melalui program layanan KUR," pungkas Camat Deni Mulyadi.

Sementara itu, Petugas dari bank BRI Kanca Karang Satria menyampaikan, Untuk calon debitur tentunya akan di berikan bantuan kemudahan dalam hal surat keterangan oleh pemerintahan desa maupun kecamatan.

"Yang terpenting si Calon nasabah harus memiliki usaha, Dan dia sendiri yang menjalankan usaha tersebut sebagai tambahan permodalan," tambahnya.

"Jadi tidak ada jaminan dalam bentuk lainya, yang di jaminkan adalah usahanya tersebut, melalui kerjasama ini, Agar nantinya pemerintahan desa dan Kecamatan dapat membantu pembuatan surat keterangan usaha," tegas petuga dari BRI."(*)

Reporter: Man
Editor: Luk
Baca Juga