Pemkab Bekasi Lakukan Revisi Pencetakan Massal 191.442 E-KTP - Redaksi Bekasi

IKLAN ATAS

Ahmadi Setia Mulya Tarumajaya

Pemkab Bekasi Lakukan Revisi Pencetakan Massal 191.442 E-KTP

Pemkab Bekasi melakukan pencetakan massal 191.442 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP)
Redaksibekasi.com- Cikarang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melakukan pencetakan massal 191.442 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Dipusatkan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Cikarang Pusat.

Hudaya selaku Kepala Dinas Dukcapil, mengatakan, tidak seluruh Kabupaten atau Kota di Indonesia mendapat peluang tersebut. Saya minta disampaikan Direktorat Jenderal (Dirjen) Kependudukan Dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebelumnya meminta kesanggupan Pemkab Bekasi untuk dapat memperoleh persetujuan e-KTP.

"Atas upaya yang kami lakukan dan juga dukungan Bapak Bupati kami sampaikan kesanggupan untuk melengkapi persetujuan E-KTP dihadapan Dirjen Dukcapil," Ucapnya.

Tambah Hudaya, itulah Pemerintah Kabupaten Bekasi menyelesaikan penyelesaian E-KTP baik Print Ready Record (PRR) maupun Surat Keterangan, dan antrian di Kecamatan agar dapat selesai pada awal Maret 2020.

Hudaya menjelaskan, terhitung operator Kecamatan dan operator Disdukcapil yang dikerahkan akan membahas dari pagi hingga malam hari. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemenuhan pencetakan massal e-KTP. Direncanakan, semua dapat disetujui untuk diselesaikan tepat waktu.

"Tentunya ini perlu kerja keras dan keseriusan jajaran kami, agar mampu menyelesaikan target yang ditetapkan oleh Pak Dirjen Dukcapil Kemendagri baik semua data PRR (Print Ready Record) maupun yang masih menggunakan Suket" pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Bekasi Eka Supria Atamaja yang langsung melakukan proses pencetakan E-KTP mengatakan bahwa yang dimaksud dengan pelayanan publik harus segera ditangani.

“Permasalahan pelayanan publik, terkait dengan pelayanan e-KTP menjadi primadona di masyarakat tentu. Dengan pelayanan kita lebih baik lagi dengan e-KTP, akan berdampak pada masyarakat. Ini salah satu pelayanan publik yang akan kita suguhkan, ”ungkap Eka.

Datang sambil memberikan semangat kepada staf yang diundang. Sebanyak 46 orang operator Kecamatan dan operator Disdukcapil dikerahkan dengan menggunakan 24 mesin percetakan. Diterima sejak 3 Februari sd awal Maret 2020. Hal itu dilakukan agar dapat menyelesaikan target dengan tepat waktu.

“Tetap semangat untuk para petugas, saya berharap ini dapat diselesaikan tepat waktu. Sengaja saya datang ke sini, melihat langsung, luar biasa semangat Bapak-Bapak sekalian. Semoga program kita, layanan antar itu sudah bisa berjalan, "terangnya.

Bupati mendesak, akan menindak tegas jika masih ada pungli dalam segala proses pembuatan administrasi Kependudukan dan pelayanan publik lainnya.

"Saya sudah memberikan surat edaran atau Whatsapp (WA) Grup ke masing-masing perangkat daerah, bukan hanya Disdukcapil. Semua yang terkait dengan layanan publik, saya tegaskan, apakah memang ada pungli, jika memang masih percaloan, saya akan tetap bertanya, saya akan bertanya! " tutupnya."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk

Diberdayakan oleh Blogger.