Cegah Virus Corona (Covid 19) Makodim Boyolali Lakukan Sterilisasi - Redaksi Bekasi

IKLAN ATAS

Cegah Virus Corona (Covid 19) Makodim Boyolali Lakukan Sterilisasi

Add caption
Redaksibekasi.com- Boyolali: Dalam rangka mencegah dan mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid 19), Makodim 0724/Boyolali dilaksanakan penyemprotan cairan desinfektan dan pemeriksaan suhu tubuh anggota maupun tamu yang keluar masuk Makodim 0724/Boyolali, Jl. Pandanaran, Tegalmulyo, Mojosongo, Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Senin (23/03).

Dalam kesempatan ini Dandim 0724/Boyolali Letnan Kolonel Aris Prasetyo, S.I.P memantau langsung pelaksanaan kegiatan ini dan mengimbau kepada seluruh Keluarga Besar Kodim 0724/Boyolali agar tetap waspada dalam menyikapi penyebaran Covid 19.

"Tetap tenang dan tidak panik serta terus melakukan tindakan nyata untuk mencegah dan mengurangi penyebaran Virus Corona (Covid 19), kita akan mensterilkan setiap anggota atau tamu yang keluar masuk ke Makodim 0724/Boyolali. Ini adalah salah upaya kami untuk memutus mata rantai penyebaran virus mematikan ini, Untuk saat ini hindari keramaian, apabila ada gejala demam, batuk, flu, sakit tenggorokan serta sesak nafas secara terus menerus agar segera memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat ucap Dandim Letkol Inf Aris Prasetyo, S.I.P.

Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat, S.I.K., S.H saat mengunjungi Makodim 0724/Boyolali tidak luput dari pengecekan kesehatan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan ini. Kapolres Boyolali mengapresiasi kegiatan ini.

“Luar biasa Dandim beserta anggota, saya mengapresiasi kegiatan ini, kami akan terapkan juga di kantor Mapolres dan juga di satuan jajaran bawahan kami, lebih baik mencegah dari pada mengobati bukan? Ungkap Kapolres Boyolali AKBP Rachmad Nur Hidayat, S.I.K., S.H dengan penuh semangat.

Dandim 0724/Boyolali juga menghimbau kepada anggota bersama keluarga agar mengikuti aturan dan himbauan dari pemerintah terkait social distancing, larangan bepergian tempat-tempat keramaian, jaga jarak bila bertemu, jangan bersentuhan, sering cuci tangan pakai sabun dan gunakan masker bagi yang sakit, untuk waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah sampai dengan situasi kembali  normal dan pulih."(*)

Reporter: Agus
Editor: Luk

Diberdayakan oleh Blogger.