KAPUSKES TNI: PEMERINTAH TELAH TERBITKAN PROTOKOL KESEHATAN PENANGANAN COVID-19 - Redaksi Bekasi

IKLAN ATAS

Ahmadi Setia Mulya Tarumajaya

KAPUSKES TNI: PEMERINTAH TELAH TERBITKAN PROTOKOL KESEHATAN PENANGANAN COVID-19

Add caption
Redaksibekasi.com- Sorong: Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayor Jenderal TNI Bambang Dwi, H.Q., S.p.B., S.I., mengungkapkan bahwa penanggulangan wabah Covid-19 tidak hanya dengan intervensi di bidang kesehatan saja, namun juga harus dilakukan secara lintas sektoral, dengan melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Kementerian Kesehatan, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama mencegah, mendeteksi dan  merespons penyakit yang saat ini sudah dianggap pandemi oleh WHO.

“Saat ini pemerintah telah menerbitkan Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19. Protokol yang diterbitkan tersebut yaitu Protokol Kesehatan, Protokol Komunikasi, Protokol Pengawasan Perbatasan, Protokol Area Pendidikan, dan Protokol Area Publik dan Transportasi. Protokol tersebut akan dilaksanakan di seluruh indonesia oleh pemerintah dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan, ungkap Kapuskes TNI dalam amanat tertulis yang dibacakan Komandan Denma Mako Koarmada III Kolonel Marinir Hermawan Prasetyabudi pada Apel Pagi prajurit Koarmada III di lapangan apel Mako Koarmada III Jl. Bubara No. 1 Kel. Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong, Papua Barat, Selasa (17/3). Pada kesempatan ini juga hadir para Asisten Pangkoarmada III, Komandan Satuan, dan Kepala Dinas Koarmada III.

Menurut Kapuskes, dari aspek Protokol Kesehatan; Kemenkes mematok suhu 38°c sebagai titik demam, apabila ditemukan ada yang memenuhi kriteria suspect Covid-19 dengan tanda demam tinggi, flu, dan batuk, pemerintah akan merujuk mereka ke rumah sakit terdekat. “Dari aspek Protokol Komunikasi; menjadi panduan bagi seluruh elemen pemerintah dalam memberi informasi seputar Covid-19,” ujarnya. Prajurit Koarmada III memperhatikan dengan baik penyampaian amanat Kapuskes tersebut.

Dari aspek Protokol Pengawasan Perbatasan; yaitu Protokol Pintu Masuk wilayah Indonesia (bandara, pelabuhan, pos lintas batas darat negara). Dari aspek protokol area pendidikan; pemerintah menginstruksikan seluruh warga sekolah untuk selalu hidup bersih dan sehat untuk menjaga kesehatan tubuh. Dari aspek Protokol Area Publik dan transportasi; meliputi protokol umum di transportasi dan area publik, protokol Transportasi Publik [point to point), protokol untuk penyelenggaraan acara berskala besar, protokol untuk di pasar atau kawasan pedagang kaki lima dan protokol di restoran.

Menurut Kapuskes bahwa Pemerintah telah menyiapkan sekitar 136 rumah sakit yang sudah ada dan tersebar di seluruh pelosok Indonesia untuk menerima rujukan kasus virus Covid-19, 14 rumah sakit rujukan nasional, dan 50 rumah sakit rujukan regional/provinsi serta rumah sakit di perbatasan. TNI menyiapkan 109 rumah sakit dengan 1.827 tempat tidur untuk siaga Covid-19, meliputi ruangan isolasi, ruangan isolasi tekanan negatif, dan icu.

“TNI dilibatkan dalam pengamanan membantu pemulangan WNI dari negara lain yang terdeteksi virus corona Covid-19, pengamanan perbatasan dan mencegah imigran asing yang melintasi negara terdampak masuk ke wilayah NKRI dan menyiagakan personel kesehatan serta seluruh rumah sakit TNI yang ada, yaitu rumah sakit Angkatan Darat, rumah sakit Angkatan Laut, dan rumah sakit Angkatan Udara, serta satuan-satuan kesehatan lapangan untuk melakukan langkah-langkah terukur dan terkoordinasi dengan seluruh stakeholders terkait, ujarnya.
Kadispen Koarmada III Kolonel Laut Drs. Abdul Kadir, M.A.P."(*)

Reporter: Erizal
Editor: Luk

Diberdayakan oleh Blogger.