Aneh!! Ada Apa Dengan Camat Tarumajaya, Kadus III H. Muhabar: Undangan Sosialisasi Covid-19, Yang Di Bahas Soal SK Habis!! - Redaksi Bekasi

IKLAN ATAS

Aneh!! Ada Apa Dengan Camat Tarumajaya, Kadus III H. Muhabar: Undangan Sosialisasi Covid-19, Yang Di Bahas Soal SK Habis!!

Add caption
Redaksibekasi.com- Tarumajaya: Terkait undangan Camat Tarumajaya, yang di tujukan Kepada Aparatur pemerintahan Desa Setia Mulya (undangan terlampir), beberapa waktu lalu (30 Maret 2020-red), menjadi polemik dan keluhan di lingkungan aparatur Desa Setia Mulya Kecamatan Tarumajaya,

"Awalnya bunyi undangan yang di tanda tangani Camat Taruma jaya (Dwy Sigit Andrian), Dalam rangka pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Akan tetapi kelanjutan dari acara sosialisasi Covid-19, Camat Sigit malah menanyakan SK dari masing-masing Staf  sampai tingkat Kadus," hal ini diungkapkan H.Muhabar Kadus 3, Desa Setia Mulya kepada Awak media. Selasa (7/4/2020).

Dikatakan, H. Muhabar, Dirinya sebagai kadus 3 desa setia mulya dengan dasar undangan camat Tarumajaya, merasa perlu untuk datang ke Aula kantor Kecamatan Taruma, dalam acara sosialisasi terkait virus corona.

"Yah, Aneh saja!, Kehadiran Staf ternyata  tidak sesuai dengan surat undangan yang tertulis untuk sosialisasi covid 19. Tapi saat di dalam ruangan Aula kecamatan yang di sampaikan camat malah terkait kinerja para kaur dan perangkat desa. Dan yang lebih anehnya lagi saya di suruh bawa SK jabatan masing masih," tegas H.Muhabar Kadus III.

Sementara itu, Camat tarumajaya Dwy Sigit Andrian, Saat di konfirmasi awak  media menjelaskan.

"Iya, Bang memang ada surat undangan untuk sosialisasi covid 19. Itupun bukan desa Setia Mulya saja, Tetapi sama dengan desa lainnya seperti Setia Asih, untuk Sosialisasi penanggulangan sebaran Covid-19," ungkap Sigit dengan singkat.

Diketahui, Dari hasil undangan Camat Tarumajaya, Karena  dinilai belum memenuhi jumlah para staf dan Kaur yang hadir, Akhirnya para staf dan kadus 1,2, 3 dan 4 untuk diundang kembali, Pada hari berikutnya.

"Semakin Aneh lagi, pada Judul bunyi  undangan Sosialisasi Covid 19 bersama staf dan kadus se Desa Setia Mulya, Tetapi camat Tarumajaya pembukaan awal malah menanyakan perihal keaktifan dan kinerja para Kaur serta Pembahasan SK yang katanya sudah habis, Bukan lagi bicara sosialisasi Covid-19.

"Sebagai orang desa saya berfikir, Urusan perangkat desa seyogyanya  cukup di selesaikan internal desa oleh Pj Kades Setia Mulya(Katanya sudah ada SK dari Bupati-red), Tak perlu jauh Camat Sigit sampai ikut panggil para staf dan Kadus," Tambah H.Muhabar.

Ini Bukti ketidak mampun Pj Kades Setia Mulya dalam memimpin Warga desa setia Mulya, terlebih pada saat menghadapi Pilkades di Setia Mulya, Serta lebih parahnya lagi ke hadiran PJ di Setia mulya tidak dapat bersinergi dengan para staf, Seolah-olah para staf gak di orangin sama Pj kades (Seno-red).

"Saya menduga, Camat Sigit terlalu banyak menutupi kekurangan dari PJ Setia mulya dalam memimpin Pemerintahan desa, Harusnya persoalan miskomunikasi Antar staf dan para kaur serta kadus, Cukup di selesaikan oleh PJ, Jika dia mampu memimpin dengan bijak dan sabar, Seharusnya Masyarakat di rangkul dong," imbuh H. Muhabar.

"Cara-cara pJ dalam memimpin yang kurang di sukai oleh Staf dan para Kadus, Bisa Jadi Kantor Desa Sepi, Apalagi pada saat Pembagian Mie banjir, Kenapa harus relawan yang bagikan!!, mengapa tidak di perintahkan RT dan RW!!, Masih banyak celah PJ yang dinilai tidak mampu memimpin Setia Mulya, PJ kan penunjukan Camat," pungkas H.Muhabar."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk

Diberdayakan oleh Blogger.