Terbaru

6/recent/ticker-posts

Diduga Korupsi Dana Desa, DPD LAMI Kepri Minta, Penegak Hukum Usut Dugaan Keterlibatan Mantan Kades Tinjul

Diduga anggaran tahun 2018-2019 hingga saat ini belum diselesaikan
Redaksibekasi.com- Kepri: Diduga korupsi dana desa Tahun Anggaran (TA) 2018-2019 di akhir masa jabatan sebagai kepala desa (kades) menyebabkan banyak item pekerjaan tidak terselesaikan, Hal itu menjadi perhatian Ketua DPD LAMI Kepri, Sebagai lembaga minta dengan tegas pihak aparatur penegak hukum kabupaten Lingga untuk mengusut dan tindak tegas diduga ada oknum yang bermain Dana Desa (mantan kades) desa tinjul kecamatan singkep barat kabupaten lingga kepri.

"Kita dari Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Kepri minta secara tegas kepada pihak aparatur penegak hukum khususnya wilayah kabupaten lingga tindak dengan tegas terkait beberapa item pekerjaan pembangunan di desa tinjul yang belum tuntas dikerjakan oleh kades Rustam pada masa tugas/jabatannya", Ucap Abdul Karim yang akrab disapa Agus Ramdah selaku Ketua DPD LAMI Kepri, pada Selasa 28/04/2020.

Berdasarkan hasil investigasi di desa tinjul, ada beberapa kegiatan pekerjaan tahun anggaran tahun 2018-2019 hingga saat ini belum diselesaikan kades dalam masa tugasnya, Seperti, pengadaan pompong desa, penimbunan pengerasan jalan, pembangunan Gedung TPA, dan pembangunan Kios Desa, yang kesemuanya itu dikerjekan terkesan asal-asalan.

"Selain beberapa item yang dipaparkan tersebut tidak selesai dikerjakan, Mirisnya lagi menurut keterangan beberapa warga desa tinjul kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dipaparkan tidak jelas baik kegiatannya, apa lagi kegunaan baku anggarannya, dan ini patut dipertanyakan serta di selidiki", papar Ketua DPD LAMI Kepri.

Hal senada juga di ungkapkan Nawir (45) salah seorang warga desa tinjul kepada media melalui pesan WhatsAppnya, mengatakan.

"Masa tugas mantan kades Rustam Efendi sudah berakhir pada Januari 2020 lalu, namun mulai dari beberapa item pekerjaannya belum selesai, beliau juga belum melakukan kegiatan serah terima jabatannya kepada PLT Kades sekarang, dan disebabkan putus komunikasi sehingga kita juga tidak tahu dimana keberadaannya sekarang, Usai masa tugasnya terkesan Rustam mantan kades tersebut pergi melepaskan tanggung jawabnya," tukasnya.

Terkait permasalahan pertanggung jawaban tersebut, DPD LAMI Kepri. mewakili warga masyarakat kita berharap kepada pihak aparatur penegak hukum khususnya kabupaten lingga benar-benar dapat mengusut tuntas semua permasalahan desa kami ini,

"Apa lagi setelah diketahui bahwa anggaran dana desa yang katanya di siLvakan ternyata saldo kas dibuku tabungan bank saldonya nihil," pungkasnya."(*)

Reporter: Z/Suarman
Editor: Luk
Baca Juga