Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kades Sukamekar: Warga Yang Belum Pernah Jual Lahan Tapi Lokasinya Di Pasang Plang Bagasasi, Silahkan Lapor Polisi

Jayadi Kepala Desa Sukamekar saat memberikan penjelesan kepada ratusan warga
Redaksibekasi.com- Sukawangi: Ditengah Pandemi corona dan pemberlakuan Pembatasan sosial bersekala besar (PSBB), kembali Ratusan masyarakat desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, datangi lahan mereka yang terletak di blok 4 dan blok 5 yang diduga dikuasai oleh pihak PT.Bagasasi, pasalnya beberapa lokasi lahan yang digusur oleh perusahaan statusnya masih belum dibayarkan.

“Ini sudah kesekian kalinya kami (pemilik lahan-red) mendatangi lokasi lahan milik kami, karena hingga saat ini lokasi milik kami yang digusur oleh pihak PT Bhagasasi belum dijual belikan, tapi pihak perusahaan terkesan tidak peduli, “ujar beberapa orang warga pemilik lahan, pada saat Audiensi langsung dengan Jayadih Kades Suka Mekar, di Pinggir sawah,  Rabu (22/4/2020).

Tak peduli PSBB, takpeduli terik panas matahari, Sejumlah warga berkerumun, saling bersautan, Mereka minta apabila belum ada proses jual beli lahan, hentikan dulu kegiatan alat berat tersebut dilahan yang kami miliki, (klaim warga-red)

“Kami tidak melarang pihak perusahaan melakukan kegiatannya, tetapi jangan masuk di lahan warga yang belum ada proses jual belinya, kalau pihak perusahaan masih tetap melakukan pekerjaan, kami akan stop alat berat dengan paksa, “terangnya.

Dan untuk lahan warga yang belum dijual tetapi sudah dikuasai fisiknya oleh perusahaan dengan cara memasang plang dilahan milik warga, kami atas nama warga akan mencabut plang tersebut dan meminta pendampingan pihak desa.

“Kalau pihak desa tidak bersedia mendampingi, berarti kepala desa sama saja mengadu domba warga dengan para mandor dari pihak perusahaan, “jelasnya.

Sementara Jayadi Kepala Desa Sukamekar saat memberikan penjelesan kepada ratusan warga mengatakan, Pihak desa dalam hal ini tidak mempunyai kewenangan untuk mencabut plang perusahaan.

“Kalau untuk mencabut plang yang ada dilahan tersebut bukan kewenangan pihak desa, dan kalau memang ada lahan warga yang belum dibayarkan tetapi sudah dikuasai, Kepada warga pemilik lahan diharapkan melapor ke pihak kepolisian, tentunya harus membawa data kepemilikan yang sah, “ungkap kades Jayadih

"Mereka (Pihak Bagasasi-red) mengklaim, Diatas Lahan seluas 400 Ha, mereka juga telah memiliki bukti kepemilihan lahan yang kuat berdasarkan Surat pelepasan Hak (SPH), karenanya berdiri plang kepemilikan, "pungkas Kades Jayadi didampingi Bimaspol Sukamekar.

Hingga berita ini tayang pihak Baghasasi atau yang mewakili belum dapat di konfirmasi."(*)

Reporter: Man
Editor: Luk
Baca Juga