Terbaru

6/recent/ticker-posts

Peringati Mayday Penuh Keprihatinan, PUK SPSI PT MASA Berbagi 1000 Ta'Jil Kepada Pengguna Jalan Di SGC

Hari buruh internasional (May day)
Redaksibekasi.com- Cikarang: Kegiatan yang dilakukan oleh PUK SPKEP SPSI PT. MULTISTRADA ARAH SARANA Tbk (MASA) di hari buruh internasional (May day), Dengan melakukan sosialisasi penolakan OMNIBUS LAW Dan Berbagi 1000 Takjil, Liflet dan Stiker ke Masyarakat. Kami selaku pekerja Menolak OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA untuk tidak disahkan. Dan meminta pemerintah untuk fokus menangani virus covid 19, Kata ketua pelaksana Arif Riyadi, di sekitaran Lampu Merah SGC Cikarang, Jumat (1/5).

”Tujuan dari kegiatan kali ini kami ingin, Meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu Wata'ala atas semua kenikmatan serta masih diberikan kesempatan untuk menjalani ibadah puasa di tahun ini. Dan sekaligus memperkenalkan Organisasi Serikat Pekerja PUK SPKEP SPSI PT. Multistrada Arah Sarana, Tbk
ke masyarakat luar," Ujar Arif Riyadi.

Lanjut Arif, Selain memberikan Tajil, Sekaligus memberikan pemahaman kepada Masyarakat mengenai RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Memberikan Himbauan Kepada masyarakat mengenai pandemi  Covid-19.

"Sasaran kegiatan Berbagi 1000 Takjil ini adalah para pengendara yang berhenti pada lampu merah SGC, Menjelang  saat waktu berbuka puasa," tukasnya.

Sementara itu Bung IDRIS, wakil ketua Bidang IV PUK PT.MASA,  menambahkan, Dalam peringatan May Day tahun ini kita peringati dengan penuh keprihatinan dengan wabah COVID-19 serta ancaman Omnibus Law. Selain itu juga May Day tahun ini juga bertepatan dengan bulan Ramadhan1440 H, maka dari itu kita mengadakan kegiatan berbagi 1000 Ta’jil serta sosialisasi tentang dua Virus yang mengancam Indonesia yaitu Covid-19 dan Virus Omnibus Law yang sama-sama berbahaya untuk pekerja khususnya dan rakyat Indonesia umumnya.

"Gagalkan Omnibus Law, lawan setiap kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat," tegas Bung IDRIS."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Baca Juga