Dukung Penuh Gerakan Pejuang Minahasa, Ini Kata Bunda Patriot Manguni Terkait Perusakan Rumah Sakit Pancaran Kasih Di Manado - Redaksi Bekasi

IKLAN ATAS

Dukung Penuh Gerakan Pejuang Minahasa, Ini Kata Bunda Patriot Manguni Terkait Perusakan Rumah Sakit Pancaran Kasih Di Manado

Gabungan Ormas Adat Minahasa
Redaksibekasi.com- Jakarta: Sebelumnya sempat viral di dunia maya, yang dilakukan oleh sekelompok oknum masyarakat, Terkait aksi pengambilan Jenazah di Rumah Sakit Pancaram Kasih Manado pada Senin (01/06/2020), Hal ini menjadi perhatian serius Nancy Angela Hendriks selaku Ketua Umum Presidium Adat Nusantara dan Bunda Manguni Makasiouw bersama Gabungan Ormas Adat Minahasa, Mereka bergerak spontanitas melakukan aksi menyambangi kantor Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut), Senin (8/6/2020).

"Kami datang spontanitas dalam damai, Untuk menuntut keadilan kepada Kapolda Sulut agar dapat memproses secara hukum terhadap oknum-oknum, Seperti yang sudah tertera dalam laporan yang di terima pihak Polda Sulut," Kata Nancy Angela Hendriks selaku Ketua Umum Presidium Adat Nusantara di Polda Sulut.

Tentunya hal ini harus ada tindak lanjut yang jelas dan transparan, Terkait Pengrusakan Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado, Penyebar informasi tidak benar (hoax) kepada masyarakat, Pelanggaran aturan pemerintah mengenai prosedur tetap (protap) pandemi covid-19 atau Perampasan jenazah yang saat itu sebagai pasien dalam pengawasan (PDP) namun saat ini terkonfirmasi positif covid-19.

"Yah, Begitu juga dengan Pengancaman pembakaran Rumah Sakit Pancaran Kasih Manado, harus diusut tuntas," tegas Nancy Angela Hendriks.

“Jika laporan yang di terima pihak kepolisian tidak ditindaklanjuti, kemungkinan akan ada demo besar – besaran yang akan kami lakukan bersama Gabungan Ormas Adat di Sulut," pungkas Nancy Angela Selaku Bunda Patriot Manguni Makasiouw

Sementara itu, Hal senada di katakan  Bunda Patriot Manguni Makasiouw yang Berada di DPP Jakarta, Beliau meminta kepada seluruh pengurus, Baik Ketua Wilayah dan Anggota Patriot Manguni Makasiouw untuk hadir, dan menuntut keadilan Atas Kasus ini.

"Saya merasa  terpanggil sebagai Bunda dari Ormas Adat Minahasa atau Patriot Manguni Makasiouw. Untuk melakukan aksi dan terus mengawal laporan yang sudah masuk di Polda Sulut, Agar supaya oknum – oknum yang terlibat, bisa di tindak sesuai hukum yang berlaku," ujar Bunda Patriot Manguni Makasiouw di DPP.

Lanjutnya, Oknum- oknum yang menentang Aturan Pemerintah tentang Protap Kesehatan selama masa pandemi Harus di Tindak.
Dan saya lihat kasus ini menjamur,
Tentang penjemputan Paksa Jenazah Covid19.

"Jika Aturan ini tidak di tindak oleh Aparat setempat dan di biarkan, maka kami khawatir hal ini akan terus terjadi," ungkapnya.

Ditambahkannya, Oknum-oknum ini sudah berbuat Seenaknya, dengam mengatasnamakan Tuhan.

"Bukankah ini sudah menjadi Radikalisme?," tegas Bunda Patriot Manguni Makasiouw di DPP.

"Dan saya sebagai  Bunda Patriot Manguni Makasiouw, saya Melawan yang namanya Radikalisme, Apalagi di Tanah Leluhur saya Minahasa Sulawesi Utara," pungkasnya."(*)

Reporter: Man
Editor: Luk

Diberdayakan oleh Blogger.