Terbaru

6/recent/ticker-posts

Warga Sergang Laut Mengaku Ditipu Oleh Oknum SS, Soal Pengadaan Papan Informasi Desa Penuba Timur, Ini Kata Pj Kades Adnan

Add caption
Redaksibekasi.com- Lingga: Salah seorang pria warga Sergang Laut Desa Tanjung Harapan kuat dugaan di tipu salah seorang pria berkelahiran Belitung Bangka yang beralamat di jalan Sekop Laut Kelurahan Dabo Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga (Kepri) terkait pengadaan bingkai papan informasi Desa Penuba Timur Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga, Selasa (30/06/20).

Asnawi akrab dengan nama panggilan nawi kepada awak media 29/06/20 di rumah kediaman menceritakan.

"Saya sudah di tipu inisial SS pengadaan bingkai papan informasi Desa Penuba Timur pada tahun anggaran 2019 lalu," ujar Asnawi.

Diceritakannya, Pada awalnya ss menawarkan pembuatan bingkai papan informasi untuk Desa,dengan anggaran 6juta rupiah, pekerjaanpun berlanjut dan ahirnya selesai rampung pada akhir tahun itu juga 2019. Tapi setelah minta uangnya Ss bilang anggaran tersebut tidak 6juta melainkan hanya 5juta rupiah. Karna sudah terlanjur pekerjaan sudah selesai tidak jadi masalah di bayar 5 juta, tapi uangny mana? ucap nawi penuh amarah.

Lanjutnya, SS saya telpon berkali-kali dari hari kehari dari bulan ke bulan, bahkan pada bulan suci ramadhan lalu saya setiap hari mendatangi rumahnya karena di telpon juga WhatsApp tidak pernah di respon.

"Saat kerumahnya seringkali ketemu hanya istri ss yang menjawab pertanyaan bapak sudah keluar," keluh Nawi.

Saya minta penyelesaian dan penjelasan terkait dana tersebut kenapa ss harus minder dan berniat baiklah jangan mencemari nama baik sendiri, saolnya SS sudah tua dan pikirkan anak-anak jangan sampai malu karena orang tua. Ucap nawi penuh nasehat.

Sementara itu di konfirmasi pejabat sementara (Pjs) Kades Desa Penuba Timur"Adnan" akrab di panggil pak nan menjelaskan.

"Kalau masalah pembayaran sudah lunas pada akhir tahun yang lalu 2019 kepada ss, Selanjutnya saya tidak tau kalau pekerjaan tersebut di kerjakan atau pelaksaannya di serahkan sama orang lain lagi, yang pasti sudah di bayar," Katanya.

Kalau ss belum juga membayar atau mengansur sedikitpun, berarti ss tidak ada etikat baik dan merusak namanya sendiri. Apalagi saya selaku pejabat sementara desa ini masih bersih dan baik di masyarakat, kalau begini nama saya juga tercemar atas perbuatan ss. Saya berharap kepada ss berniat baiklah kita sesama. Pungkasnya.

SS"(58 thn) berkelahiran Belitung kepulauan BaBel 11/04/1962 beragama islam yang beralamat jalan Sekop Laut Rt01/rw04 Kelurahan Dabo Kecamatan Singkep kabupaten Lingga (kepri). Saat di konfirmasi melalui WhatsApp xxxx-6658-3384 minta niat baiknya penjelasan dan pertanggungjawaban nya supaya bertemu langsung ke asnawi. Namun cat WhatsApp hanya di baca. Sampai berita ini di unggah, Ss belum ada respon dan etikat baiknya."(*)

Reporter: Suarman
Editor: Luk
Baca Juga