Terbaru

6/recent/ticker-posts

150 Warga Sukamurni, Ikuti Kegiatan Program Padat Karya Tunai

Redaksibekasi.com- Sukakarya: Sebanyak 150 warga desa sukamurni ikuti kegiatan program Padat Karya Tunai (PKT) pada minggu, (30/08/2020).

Sementara itu, Kepala Desa Sukamurni Nurudin, A.Mk mengatakan Pemerintah Desa saat ini melaksanakan Program Padat Karya Tunai (PKT) dengan agenda kali ini pembersihan saluran air tersier guna memperlancar debit air ke area pesawahan.

"Karena saat ini petani sedang musim tanam, maka kegiatannya kita fokuskan pada saluran air,"terangnya kepada redaksibekasi.com pada minggu, (30/08/2020) usai kegiatan.

Dikatakanya, wilayah desa sukamurni yang mayoritas penduduknya petani dan buruh tani dan kebetulan saat ini sedang musim tanam.

"Ya kita fokuskan dipembersihan saluran air, saluran air pamahan inpres, bulak kukun dan rawakeladi,"terangnya.

Lebih lanjut, Nurudin menyampaikan berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pelaksanaan program padat karya tunai di desa sukamurni adalah penganggaran kegiatan-kegiatan yang bersifat padat karya (skema cash for work) merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung tunai kepada tenaga kerja yang terlibat.

"Ini kita anggarkan dari  anggaran dana Dana Desa (DD) APBN tahap II untuk kegiatan Padat Karya Tunai,"terangnya.

Kepala Desa Sukamurni Nurudin, sambungnya  mengatakan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan ini tenaga kerjanya diambil dari warga setempat, berjumlah 150 orang baik dari Dusun I, Dusun II dan Dusun III.

“Untuk pekerjaan ini dilakukan semata-mata permintaan dari masyarakat sendiri, karena saluran air tersier ini menjadi pintu masuk air untuk mengairi pesawahan,"jelasnya.

Dirinya berharap, kegiatan padat karya tunai bertujuan untuk membantu dan mengangkat perekonomian masyarakat, sehingga masyarakat dapat terbantu dari segi ekonomi.

"Alhamdulillah, dengan adanya program padat karya ini agar para petani kami bisa menikmati hasil panen yang lebih baik,”tutupnya."(*)

Reporter: Nilan

Editor: Luk

Baca Juga