Terbaru

6/recent/ticker-posts

Belum Berangkat Diminta Bayar 50 Juta, Oknum Penyalur TKI Subang Dilaporkan Tiga Korbannnya

Tiga korban calon tenaga kerja yang di  dampingi kuasa hukum,

Redaksibekasi.com-Subang: Penyalur tenaga kerja ke luar negeri berinisial (AL) di laporkan Ke Polisi oleh Tiga korban calon tenaga kerja yang di  dampingi kuasa hukum, Langsung lapor ke Kepolisian resort (Polres) Subang di jalan Mayjen Sutoyo No.29, Karang Anyar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, atas dugaan tindak pidana Penipuan dan Penggelapan (Pasal 372 dan Pasal 378 KUHPidana). Kamis (6/8/2020).

Harapan demi harapan telah pupus, Mimpi selama ini untuk bisa bekerja diluar negeri (Jepang) yang di janjikan sang penyalur dari tahun 2018 sampai saat ini (2020) belum juga terlaksana, dan hanya janji-janji saja yang di dapat. Dari ketiga korban mengaku ada yang dipinta sang penyalur juga cukup lumayan besar, yaitu sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta)/orang.

Disurat laporan Polisi No: LP- B/342/Vlll/2020/JBR/RES SBG/dengan lokasi kejadian di Dusun Kebondanas RT.05 RW.01, desa Kebondanas, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang yang dimana terlapor (AL) telah menjanjikan untuk bekerja di Jepang kepada salah satu korban yaitu Solehudin. Korban Solehudin menjelaskan kronologis kejadian bahwa terlapor AL menjanjikan juga, dalam jangka waktu 7 Bulan proses bisa langsung berangkat bekerja ke Jepang. Kemudian korban Solehudin memberikan uang sebesar Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) dengan tiga (3) kali pembayaran kepada terlapor (AL).

"Tetapi sampai sekarang saya tidak diberangkatkan bekerja ke Jepang dan uang tidak dikembalikan oleh AL", ucapnya kepada awak media.

Solehudin juga mengatakan bahwa dana yang didapat boleh hasil utang. "Dan saya berjanji kepada si pemberi modal untuk penggantiannya akan di ganti setelah terima gaji dari Jepang", imbuhnya dengan tatapan seakan kosong."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Baca Juga