Terbaru

6/recent/ticker-posts

Kades Sukamakmur, Keluhkan Kelangkaan Pupuk Urea

Kades Sukamakmur Wawan Kurniawan Keluhkan Kelangkaan Pupuk Urea

Redaksibekasi.com- Sukakarya: Kepala Desa Sukamakmur Wawan Kurniawan mengeluhkan kelangkaan pupuk urea baik di agen maupun di kios-kios. Hal tersebut dikatakannya kepada redaksibekasi.com pada jumat, (21/08/2020).

"Saat ini petani sedang membutuhkan pupuk urea karena sudah tanam hampir 10 hari, "ucap pria yang juga ketua petani sukamakmur ini.

Dikatakannya, Desa Sukamakmur luas area pesawahan hampir 421 hektar, sehingga membutuhkan seribu ton lebih pupuk urea.

"Petani Sukamakmur sudah tanam hampir 10 HST, sehingga sangat membutuhkan urea untuk pemupukan,"terangnya.

Lebih lanjut, Wawan Kurniawan mengatakan jika kelangkaan pupuk urea tidak segera diatasi, dikuatirkan akan mengganggu proses perkembangbiakan tanaman dan kekokohan akarnya.

"Bagaimana mau membantu program ketahanan pangan, sementara pupuk saja tidak diperhatikan oleh pemerintah,"keluh wawan.

Dirinya berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi khususnya Dinas Pertanian, harus segera mengambil langkah dan solusi terkait kelangkaan pupuk urea khususnya di desa sukamakmur.

"Ya Kita berharap, Pemerintah Daerah lebih peka dan peduli terhadap para petani,"harap koordinator kepala desa kecamatan sukakarya.

Sementara itu, Seorang Petani Ali (48) saat dikonfirmasi mengaku sangat kesulitan dalam mendapatkan pupuk urea, sehingga dirinya harus membeli keluar wilayah walaupun harganya lebih tinggi.

"Pupuk urea udah langka dikios,  kita ge beli jauh banget,"bebernya.

Ia berharap, pemerintah lebih memperhatikan nasib para petani yang saat ini sedang membutuhkan pupuk.

"Kita udah ngomong ke pak kades, mudah-mudahan pak kades bisa membantu mencari solusi untuk mendapatkan pupuk,"pungkasnya."(*)

Reporter: Nilan

Editor: Lu

Baca Juga