Terbaru

6/recent/ticker-posts

Budiyanto Ungguli Incumbent, Polling Sementara Pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Tahun 2022

Redaksibekasi.com- Cikarang: Perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bekasi sudah mulai ramai. Bahkan sejumlah nama-nama masuk dalam perhitungan bursa calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi tahun 2022 mendatang. 

Pemanasan mesin politik menuju Pilkada Kabupaten Bekasi 2022 sudah mulai distater, khusus oleh para aktivis media dan tokoh pergerakan yang disinyalir memiliki kapasitas untuk mendorong para Tokoh Bekasi potensial menjadi Bakal Calon Bupati atau Wakil Bupati Bekasi tahun 2022.

Salah satu lembaga Polling Independent yang tidak teridentifikasi mencoba melakukan simulasi Polling untuk melihat respon publik Bekasi terhadap para tokoh yang disajikan langsung dalam bentuk nama lengkap yang diduga kuat memiliki peluang, kapasitas dan juga keinginan untuk menjadi Bupati atau Wakil Bupati Bekasi periode mendatang.

Sejak dirilis tanggal 11 September 2020 sampai hari ini 14 September 2020 Pkl. 15.24 Wib menunjukkan hasil yang cukup memberikan kejutan, dimana nama-nama baru sebagai pendatang baru merajai secara konsisten dipapan atas Polling.

Terlihat, urutan pertama Kader PKS Budiyanto dikenal sebagai aktivis, pengusaha dan politisi dengan raihan suara 1.050 suara (19.2%), disusul urutan kedua Romli Ketua Partai Demokrat si Rajawali Utara dengan 844 suara (15,5%), urutan ketiga aktivis buruh dan politisi peduli sosial Nyumarno 749 suara (13,7%), disusul urutan keempat Obon Tabroni Anggota DPR RI dan mantan Calon Bupati Bekasi periode 2017-2022 dengan Raihan suara 466 suara (8,5%), disusul Arya Dwi Nugraha Mantan Ketua DPRD dengan 345 suara (6,3%), kemudian Imam Hambali Ketua Fraksi PKS dengan 325 suara (6,0), disusul Jamil dari PAN, Mia Eldabo dari Demokrat dan Eka Supria Atmaja Bupati Petahana sekarang diurutan kesembilan dengan raihan suara 217 suara (4,0%) dan urutan terakhir sepuluh besar Sa'duddin mantan Bupati Bekasi 2007-2012 dengan raihan suara 3,2% sebanyak 177 suara.

Polling ini memang bukan indikator popularitas dan juga elektabilitas untuk Pilkada Bekasi 2022, hanya saja bisa dilihat sejauh mana masyakarat Bekasi mengenal dan merespon mereka ketika nama mereka muncul dipublik Bekasi dan juga sejauh mana para Tokoh Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bekasi mampu menggerakkan jaringannya baik lokal maupun regional di dunia maya untuk memastikan  memberikan support pilihan dalam Polling ini.

Sementara itu, Budiyanto saat dihubungi melalui phone selulernya mengatakan masyarakat sah sah saja dalam menentukan pilihannya, demi Kabupaten Bekasi yang lebih baik dan maju lagi. "Setiap warga Bekasi, perlu menyiapkan diri untuk ikut kontestasi perhelatan Pilkada mendatang," ujarnya kepada redaksibekasi.com pada senin, (14/09/2020) melalui whatshaapnya.

Dirinya berharap, ajang pemilihan Kepala Daerah mendatang, betul betul menjadi momen demokrasi untuk memilih pemimpin yang dapat memajukan kabupaten bekasi. "Selamat berkonsolidasi di dunia maya, dunia nyata lebih terjal untuk dihadapi," tutup Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi PKS ini.

Terpisah, Warga Masyarakat  Syamsul Aripin (42) sangat menyambut baik folling atau jajak pendapat pemilihan kepala daerah mendatang, setidaknya masyarakat mengetahui pigur yang nantinya akan dipilih.

"Baguslah, yang penting siapapun pemimpinnya Ia harus mampu membawa kabupaten bekasi lebih baik dan maju,"pungkasnya."(*)

Reporter: Nilan

Editor: Luk

Baca Juga