Terbaru

6/recent/ticker-posts

Banyak Bangunan Mangkrak, LAMI Pertayakana, Lima Kinerja Awe-Nizar Selama 4 Tahun Di Singkep Selatan

Redaksibekasi.com- Lingga: Sejak ditetapkan oleh DPRD lingga pada 29 Januari 2016 dengan masa akhir jabatan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga pada 2021 mendatang.

Ini keberhasilan pencapaian kinerja Awe-Nizar selama empat (4) tahun belakangan membangun di wilayah khususnya kecamatan singkep selatan. Berdasarkan data dan hasil investigasi langsung ke wilayah kecamatan singkep selatan kabupaten lingga pada Selasa 27 Oktober 2020.

Banyak pembangunan hasil kinerja yang dilakukan Awe-Nizar semasa 4 tahun menjabat seperti, pembangunan pabrik sentral kelapa, menelan anggaran miliyaran rupiah yang hingga kini belum di pergunakan sesuai keperuntukkannya," Ungkap Zulkarnain pada tgl 31/10/2020.

Zulkarnain,warga Desa marok kecil menilai Selain itu, ada juga penggarapan ratusan hektar hutan guna persiapan cetak sawah pada tahun 2017 di dua Desa.Kisaran 400 Ha lebih berlokasi di Desa marok kecil dan kisaran 200 Ha lebih berlokasi di Kampung Mesrai Desa Resang Kecamatan Singkep Selatan yang kini padat ditumbuhi berbagai jenis rumput. 

Adapun pencapaian kinerja lainnya yakni Membangun akses jalan perkebunan ratusan hektar yang belum jelas status kepemilikannya. Berlokasi tanah putih wilayah Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat. 

"Mulai dari penimbunan pada tahun 2017 hingga dilanjutkan pengaspalan pada tahun 2019 menghabiskan anggaran APBD lingga mencapai hingga 6 Miliyar," Ucap zul.

Terkait pengaspalan jalan tersebut yang di sampaikan Zulkarnain peria kelahiran Remix, Awak media beserta ketua DPD LAMI Provinsi kepri Agus Rahman menghubungi kepala Desa marok tua kecamatan Singkep barat guna memper eratkan pemberitaan dari narasumber yang lain mempertanyakan akses jalan yang baru di aspal dengan anggaran APBD 2020 sebesar Rp.3.444.369,000 rupiah.

Sebut aja Saparudin, selaku kades marok tua menyampaikan, pengaspalan jalan tersebut sangat lah merugikan anggaran dikarnakan tujuan jalan tersebut tidak tahu.

"Aneh saja, tujuannya kemana dan tidak ada akses jalan ke Desa yang lain, mending di aspal kan jalan menuju Desa Resang ada juga ke manfaat nya buat masyarakat desa Resang," tutup kades

Zulkarnain menambahkan," Selain membangun Sintral kelapa, perkebunan, percetakan sawah ada juga pembuatan petak tambak udang yang di kelola oleh Koprasi Tunas Garda Terbilang bekerjasama dengan BUMDES Marok Kecil bertempat di area hutan mangrove Dusun l Desa Marok Kecil.

Dengan dua kali gelar panen perdana udang jenis paname yang hingga kini tambak udang tersebut menurut informasi warga konon katanya saat ini di isi dengan pembesaran bibit ikan ketarap, jelas narasumber.

Mirisnya, saat dilakukan investigasi oleh Tim Investigasi Awak media ke area perkebunan yang lebih kerap disebut alokasi tanah putih wilayah Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat, terdapat beberapa unit banguanan megah tanpa ada aktivitas nyata sejak tahun 2017/2018 hingga kini.

Dalam Hasil investigasi awak media menemukan beberapa jumlah bangunan tersebut sudah amburadul dengan di penuhi ilalang dan bahkan ada beberapa bangunan yang pelafon nya ambruk,dan yang bikin miris lagi kandang sapi benar benar kelihatan kandang nya aja dan sapinya sudah di kandang kota," tutup Zulkarnain.

Sementara itu, Agus ramadhan ketua DPD Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia ( LAMI ) menyampaikan kepada Awak melalui telp selulernya dengan adanya beberapa bangunan yang rusak dan juga beberapa ekor sapi yang mati seperti yang di sampaikan kades marok tua via Telponnya, Agus ramadhan yang akrap di sapa atok sangat menyayangkan atas kinerja Awe - Nizar Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lingga, demikian yang di sampaikan Agus ramadhan, yang pernah menjadi timsukses Awe - Nizar pada Thun 2016 lalu. (bersambung),"(*)

Reporter: Suarman
Editor: Luk
Baca Juga