Terbaru

6/recent/ticker-posts

Demo Kantor Bupati Bekasi: Mahasiswa Sindir Bekasi 2 Kali Lebih Buruk

Demo Kantor Bupati Bekasi: Mahasiswa Sindir Bekasi 2 Kali Lebih Buruk

CIKARANG - Pemerintah Kabupaten Bekasi 4x di demo oleh Mahasiswa yang tergabung dari Himpunan Mahasiswa Islam komisariat Pelita Bang,menurut Ketua Umum Refangi Hidayatullah demokrasi di Kab.Bekasi telah mati.

Sebelumnya HMI Pelita Bangsa, aksi pada tanggal 13, 16 , 20 November di Pemkab Bekasi menyuarakan aspirasi masyarakat,Tak kunjung di dengar oleh Bupati , pihaknya kembali unjuk rasa.
“Kita sudah menyampaikan apa yang menjadi keresahan masyarakat kab. Bekasi. Dan hari ini Kamis, 26 November kita kembali turun ke jalan, Tapi sampai detik ini kami belum melihat itikad baik pemerintah kab Bekasi untuk menampung aspirasi kami”kata Refangi Hidayatullah dan juga mahasiswa aktif di Pelita Bangs. Kamis,(26/11/2020).

Lanjut Refangi,Hari ini kita sampaikan kepada seluruhnya Bahwasanya Demokrasi di kebiri, Demokrasi telah mati di kab. Bekasi.

“Inikah bentuk totalitarianisme gaya baru. Ketika kekuasaan tak lagi mau mendengarkan keluhan masyarakat, ketika rezim sudah tidak mau di koreksi” kesalnya Refangi.

Tuturnya refangi,kita datang atas tanggung jawab mahasiswa. Tapi apa yang kami Sampaikan tidak sama sekali tidak di respon. Ini menjadi masalah baru karena ruang demokrasi semakin di batasi.
“Tapi kami pastikan, HMI masih punya jantung yang sehat, untuk melanjutkan nafas panjang perjuangan ini”bebernya.

Menerangkan, Minggu depan akan kembali turun sampai apa yang di amanahkan masyarakat tersampaikan secara langsung kepada Bupati Kab. Bekasi.
  1. Menuntut akselerasi pembangunan kab.bekasi.
  2. Menuntut akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat kab.bekasi.
  3. Menuntut pemerataan perkembangan kualitas pendidikan di kab.bekasi.
  4. Menuntut pemerataan jaminan kesehatan masyarakat kab.bekasi.
  5. Menuntut pemberdayaan perempuan kab.bekasi,Menuntut sistem ketenagakerjaan untuk memberdayakan masyarakat kab.bekasi.
  6. Menuntut sistem dan fasilitas hak lapangan pekerjaan untuk masyarakat kab.bekasi.
  7. Menuntut pembenahan tata kelola lingkungan kab.bekasi.
  8. Menuntut transparasi alokasi APBD kab.bekasi.
  9. Menuntut transparasi anggaran covid-19 kab.bekasi.
  10. Menuntut evaluasi kinerja pemerintah daerah kab.bekasi.
  11. Menuntut untuk segera mengisi kekosongan wakil bupati kab.bekasi.
  12. Menuntut bupati untuk menyelesaikan permasalahan BUMD yang diduga melakukan praktek KKN dan diduga memperkaya diri sendiri.


Baca Juga