Terbaru

6/recent/ticker-posts

H.Amin Fauzi: Siap Kawal Kasus Penganiayaan Warga Srimahi Oleh Oknum Kades Arogan, Ini Kata Camat Deni

Redaksibekasi.com- Kab.Bekasi: Camat Tambun Utara Deni Mulyadi memberikan tanggapannya terkait sikap arogansi oknum Kades Srimahi (SD -red) yang telah melakukan penganiayaan terhadap Roin Bin Saman (49) warganya sendiri yang tinggal di Kampung. Pulo Dadap Rt. 005/003 Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi, Kejadian penganiayaan ini sudah dilaporkan ke pihak berwajib.

”Saya sudah memanggil dan memberikan arahan kepada yang bersangkutan (Kades SD-red), bahwa sebaiknya kades harus mengayomi warga, jangan terbawa emosi apalagi sampai melakukan kekerasan," kata Camat Deni, Kepada awak media, Rabu(11/11) di Kantornya.

Dikatakan Camat Deni, Terkait adanya pengaduan masyarakat ke pihak berwajib, tentunya itu semua bukan kewenangan saya, kita tunggu saja prosesnya.

"Sejak awal Kejadian, kepala desa yang bersangkutan Sudah saya panggil, Saya berharap masalah ini agar menjadi pelajaran dan pengalaman bahwa semua pejabat dan pemimpin harus sabar dan mengayomi," ujar Camat Deni.

Sementara itu H. Amin Fauzi  dari keluarga korban  (Roin Bin Saman-red) yan telah dianiaya oleh kepala desanya sendiri, Meminta agar permasalahan ini terus berlanjut dan diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku, Demi tegaknya keadilan.

"Yah, Sebagai keluarga tentunya, Kami berharap, kasus yang terjadi dan dialami oleh saudara saya (Roin Bin Saman-red) dan telah di laporkan ke pihak berwajib, Akan terus kita kawal, agar masyarakat kecil mendapat perlakuan yang sama di mata hukum," Kata H. Amin fauzi, Tokoh Kabupaten Bekasi, Kepada awak media melalui seluler, Rabu (11/11).

"Kasus ini tidak bisa berhenti sampai disini, dan akan kami lanjutkan,"pungkas H.Amin Fauzi.

Diketahui sebelumnya, Kasus  dugaan  Penganiayaan, Kepala Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi Propinsi Jawa Barat Sudarto Abdullah di dilaporkan Warganya ke Polres Metro Bekasi Kabupaten, dengan LAPORAN POLISI Nomor : LP./1189/833 -SPKT / K/XI / 2020 / Restro Bekasi ,tanggal 09 Nopember 2020, Senin (9/11/20) jam 14.00.

Menurut Roin Bin Saman 49 th warga Kp. Pulo Dadap Rt. 005/003 Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi saat di Konfirmasi dirumahnya mengatakan,” Awal mula kejadian pada saat itu saya mencari tukang Gerabak dirumahnya.

”Namun kata istri tukang Gerabak suaminya sedang berada dibelakang, pas saya sampe kesitu belakang Red, tukang Gerabak sedang melihat orang yang sedang membuat Turap, dia bilang klo bikin turap seperti ini, dia kebanjiran rumahnya, ya saya juga bilang rumah saya juga bakal kebanjiran, klo di Kecilkan seperti itu,” katanya.

”Pada saat itu kebetulan ada RW Ratim dilokasi tersebut kemudian saya bilang ke RW, Mamang gimana jadi Pegawe, ada orang kerja seperti itu ko di biarkan dan RW pun menjawab jika dirinya juga tidak tahu soal pembuatan turap tersebut, kemudian saya pun bergegas pulang kerumah saya,” katanya.

”Setelah saya berada dirumah, selang beberapa menit kemudian saya di jemput oleh RW diminta untuk kerumah Pa lurah yang berlokasi Kp Alas Malang RT 03 RW 02 Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara.

Sesampainya di rumah kepala Desa, Kepala Desa langsung memaki – maki saya dengan kata2 yang tidak pantas sambil memukul saya dengan menggunakan helm.

”Anjing Luh emang gua Ancam udah lama Luh, gua mau matiin Luh, kata Kades yang di kutip Roin pada saat dirinya dimaki dan dipukuli dengan helm berwarna merah Sampai Empat kali yang mengenai pipi dan telinga saya,” terangnya.

Atas kejadian tersebut Roin melaporkan kejadian Penganiayaan terhadap dirinya ke Polres Metro Bekasi Kabupaten.

Ditempat yang sama istri Roin juga kepada awak media mengatakan,” sebagai istri saya tidak terima suami saya di pukuli oleh Kepala Desa dengan menggunakan helm, apalagi alasannya tidak jelas, sampai dimana pun akan saya tuntut, saya minta keadilan agar kepala Desa dihukum seberat – beratnya,” tegasnya.

Sejak diunggahkannya berita ini Kepala Desa Srimahi Sudarto Abdullah belum bisa dikonfirmasi."(*)

Reporter: Man

Editor: Luk

Baca Juga