Terbaru

6/recent/ticker-posts


Cegah Kerugian Negara, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Gagalkan Penyelundupan Satwa Ilegal

Redaksibekasi.com- Sanggau: Menyelundupkan barang ilegal dari wilayah Malaysia menjanjikan keuntungan bagi pelakunya, namun demikian hal ini merupakan kerugian bagi negara. Untuk itu perlu upaya pencegahan. Seperti yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas pada Jum'at dini hari kemarin berhasil menggagalkan upaya penyelundupan satwa di Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) sektor Pos Segumun, Dusun Segumun, Sekayam, Sanggau. Sabtu (26/12/20).

Melalui Pos Pamtas Segumun, Satgas Yonif 642/Kps berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sebanyak 50 ekor burung jenis kacer oleh pelintas batas ke wilayah Indonesia.

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol Inf Alim Mustofa menjelaskan, penggagalan upaya penyelundupan tersebut bermula dari Pos Pamtas Segumun yang melaksanakan patroli dan ambush (Patroli Pengendapan) di Jalur Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) sektor Pos Segumun.

"Pos Segumun melaksanakan ambush di jalan JIPP yang dipimpin oleh Serda Oji Kharisma bersama 3 orang anggota lainnya," terang Dansatgas.

Lanjut Dansatgas menjelaskan, sekira pukul 00.30 WIB anggota melihat 2 orang keluar dari jalan tikus kemudian hendak masuk ke JIPP,  namun ketika dikejar, pelaku berlari ke arah Malaysia dengan meninggalkan barang bawaannya yang berupa burung jenis kacer tersebut.

"Saat diamankan oleh tim patroli ada sebanyak 50 ekor burung kacer yang diduga kuat akan diselundupkan ke wilayah Indonesia. Barang bukti selanjutnya diamankan ke Pos," jelas Letkol Inf Alim Mustofa.

Dansatgas mengatakan, mendekati pergantian tahun ini, kegiatan ilegal di perbatasan semakin meningkat, pihaknya akan terus konsisten untuk meningkatkan pengawasan dengan melaksanakan kegiatan patroli dan ambush di jalur-jalur yang diwaspadai sebagai jalur keluar masuknya barang ilegal.

"Untuk barang bukti berupa 50 ekor burung saat ini sudah diserahkan kepada pihak Stasiun Karantina Pertanian dan Hewan Entikong. Penyerahan dilakukan di Pos Kotis Entikong," tutup Letkol Inf Alim Mustofa. (Pendam XII/Tpr)."(*)

Reporter: Red

Editor: Luk

Baca Juga