Terbaru

6/recent/ticker-posts

Para Tokoh Di Papua Termasuk Pangdam Cenderawasih Disuntik Vaksin COVID-19

Redaksibekasi.com- Jayapura: Sebanyak 16 pejabat publik dan tokoh di Provinsi Papua menerima vaksinasi COVID-19. Vaksinasi ini berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura di Kota Jayapura Jumat 15/1/21.

Para pejabat publik dan tokoh masyarakat menjadi “relawan” yang menerima suntikan vaksin COVID-19 produksi Sinovac. Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayjen Ignatius Yogo Triyono menjadi orang pertama yang maju untuk divaksin.

Usai disuntik vaksin COVID-19, ia mengaku baik-baik saja. “Saya baik-baik saja. Efeknya sama saja seperti ketika habis disuntik vaksin cacar, seperti pegal di lengan,” kata Yogo.

Dia meminta masyarakat tidak mempercayai berita hoaks yang ramai beredar di media sosial. Yogo berharap masyarakat di Papua akan mengikuti program vaksinasi COVID-19.

“Ini program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Semua masyarakat harus mengambil bagian,” ajaknya.

Alberth Maniani (27), perwakilan generasi muda yang menjadi relawan penerima vaksin COVID-19 menceritakan ia ingin membuktikan kepada seluruh masyarakar Papua bahwa vaksin buatan Sinovac itu aman.

"Rasanya disuntik vaksin COVID-19 sama seperti rasa disuntik obat atau vaksin lainnnya. Makanya saya mengajak kawula muda untuk mau menerima vaksin dan tidak percaya berita hoaks,” kata Maniani yang juga lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Cenderawasih.

Kepala Dinas Kesehatan Papua, Robby Kayame berharap program vaksinasi COVID-19 di Bumi Cenderawasih bisa menjangkau 75 persen warga di Papua.

“Kami harus kerja sama untuk mewujudkan itu. Kami berharap program vaksinasi itu berlanjut hingga 2022,” katanya.

Berikut daftar 16 pejabat publik dan tokoh penerima vaksin COVID-19 pada Jumat, antara lain Ignatius Yogo Triyono, Christian Sohilaet, Donals Aronggear, Juliwati, Elianus Tabuni, Ruddy Yani Karundeng, Sumiran, Stefanus Andi Pranata, Alberth Maniani, Christian Dolfie Warouw, Dedy Sumarno, Victor Paulus Manuhuttu, Clara Deviana Suzana, Josef Wattimury, Paminto Widodo, dan Dhias Suwandi."(*)

Reporter: Red

Editor: Luk

Baca Juga