Terbaru

6/recent/ticker-posts

Siap Kawal, Erwin kecam Keras, kasus Penganiayaan Dua Rekan Media Oleh Oknum Warga

Redaksibekasi.com- Cabangbungin: Sejumlah rekan media yang tergabung dalam group Paguyuban Wartawan Bekasi (PWB) serta rekan jurnalis dari berbagai media online, Cetak, Streaming dan TV, terkait dugaan penganiayaan dua orang rekan  Wartawan oleh Inisial 'N' warga Kampung Bugis, RT. 022 / RW.008 Dusun III, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi.

"Yah, Sengaja Kami datang, untuk memberikan dukungan dan siap mengawal sampai tuntas, Atas dugaan Kasus penganiayaan terhadap dua rekan media, oleh oknum Warga di Cabang bungin, "Kata Erwin Mauludin Penasehat RedaksiBekasi.com, Selasa (16/3).


Berawal dari Info yang tersebar di group PWB, Kami merasa terpanggil, untuk mengetahui lebih jau atas dugaan kasus penganiayaan terhadap dua rekan kami, yang menjadi miris dari info yang ada, Kedua Rekan media sedang Melaksanakan tugas untuk konfirmasi soal adanya dugaan Pungli PTSL di lenggah sari.

"Yah, Setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya, tidak harus enteng  tangan buat menjawab Konfirmasi rekan media, Kalau sudah main tampar dan arogan tentunya hal ini tidak dapat di biarkan, Negara kita negara hukum, Untuk itu Kami hadir bersama rekan media lainnya, dan kehadiran kami dilindungi UU, Kami  bersama rekan lainnya siap mengawal Kasus dugaan penganiayaan (wartawan ditampar warga-red)," pungkas Erwin Mauludin. 

Diketahui atas kejadian tersebut, kedua rekan media membuat Laporan Polisi di Polsek Cabangbungin No Pol: 8/1/3/2021/Sek-Cb atas penganiayaan tersebut Pelaku dikenakan Pasal 351 KHUP dan Kapolsek dapat segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan Pelaku.
 
Dihimpun dari sumber, Oknum Warga terkait dugaan penganiayaan berinisial N dan Sk sebagai pelaku pemukulan Wartawan.

Kronologos diceritakan oleh Karsim (rekan korban) menjelaskan, dengan terjadinya penganiayaan dua orang Wartawan yang bernama Sundang Barnas dari Media Nusantara Bersatu News dan Karsim / Oglong Media SKU Meltropolitan, 

Menurut pengakuan Sundang Barnas bahwa penganiayaan pada dirinya bersama Karsim, bermula Ketika mereka mendatangi kediaman Sk untuk meminta keterangan terkait adanya dugaan Pungli PTSL di Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin, belum sempat bicara untuk melakukan  konfirmasi, namun Sk langsung berkata kepada awak media, “Media kalau mau konfirmasi sonoh sama orang Desa, Wartawan cuma cari receh jangan di sini, ucap Sk dengan nada tinggi sambil menarik baju Karsim Wartawan Media SKU Metropolitan,” jelas Karsim.

“Kemudian datang seseorang yang berinisial N adik dari Sk langsung menarik tangan dan menampar wajah Sundang Barnas, kedua Kakak beradik itu seolah – olah beringas dan terus memaki-maki Sundang Cs dengan suara lantang,” papar Karsim.

Dengan kejadian tersebut Sundang Barnas bersama teman – teman langsung melapor ke Polsek Cabangbungin atas penganiayaan Sundang Barnas di bawa Ke R.S Bhakti Husada Cikarang untuk melakukan Visum dari penganiayaan tersebut Sundang Barnas telah mengalami luka lebam di bagian wajah akibat tamparan dari tangan N,” ungkap Sarim."(*)

Reporter: Red
Editor: Luk
Baca Juga