Terbaru

6/recent/ticker-posts

Pengusaha Batik Samara Hj. Siti Qomariah Sambangi Sejumlah Pengrajin Berikan Sembako

RedaksiBekasi.com- Tarumajaya: Pandemi belum berakhir, PPKM diperpanjang, perekonomian masyarakat sedikit terganggu, hal ini yang menjadi dasar pemikiran dari Ibu HJ Siti Qomariah (sering disapa bunda-red) seorang pengusaha Batik samara setia asih, ikut peduli dimasa pandemi dengan memberikan bantuan paket sembako, kepada sejumlah pengrajin batik tulis yang tersebar di wilayah Desa Setia Asih.
Dengan penuh semangat bunda (sapaan akrab Hj .Siti Qomariah, S.ip, ) menelusuri lorong sempit, Dirinya  merasa terpanggil untuk menyambangi dan mendengar langsung suka cita sejumlah pengrajin batik samara setia asih yang  diberdayakan dari ibu -ibu PKK desa setia asih.

"Yah, kita merasa terpanggil dimasa pandemi covid -19, untuk hadir bersama pengrajin batik tulis, dan memberikan bantuan sembako  sebagai bentuk kepedulian terhadap sejumlah pengrajin batik yang ada di  Setia Asih," kata Bunda (Hj.Qomariah) pengusaha batik samara , Kamis (12/8). 
Dikatakan Bunda, untuk kegiatan pengrajin batik tulis Samara (Setia Asih  Mandiri Sejahtera), pada masa pandemi Covid-19, sengaja di kerjakan di rumah (WFH) tidak lagi di kerjakan di Work shop, guna menghindari kerumunan dan jaga jarak.

"Yah, Dimasa pandemi kegiatan pengrajin batik tulis samara dilakukan di rumah masing-masing, agar lebih fokus dalam membatik menggunakan canting dan tetap terjaga baik kwalitas, kwantitas dan terutama menjaga kesehatan.

Masih kata Bunda, dengan berbekal pengalaman dan jaringan birokrasi yang cukup luas, lantaran Bunda pernah menjabat Kades Setia asih selama dua periode (saat ini  sedang berproses alih status, Setia Asih menuju kelurahan).

"Produksi Batik samara mulai digelutinya sejak 16 tahun lalu (tahun 2005-red), bahkan produk batik samara pernah tersebar hingga manca negara (pernah ikut pameran produk batik di Negeri Sakura/Jepang)," ujarnya.

Pengusaha batik Samara yang satu ini tak pernah tinggal diam, Bunda haji  terus berinovasi, mencari bakat terpendam, jalin sinergitas dengan Ibu-ibu PKK desa, estapet pembelajaran/kaderisasi pengrajin tetap dilakukan.

"Batik Samara memiliki ciri khas tersendiri, motif batik kebekasian terkini (batik tulis dan cetak) Ada kembang tablo, Gedung Joeang dan lainnya, yang terbarukan saat ini batik seserahan ala kebekasian," tambahnya.

Trend batik Samara semakin banyak diminati semua elemen masyarakat serta jalin kerjasama dengan instansi dan kedinasan.

"Alhamdulillah, walaupun masih dalam suasana pandemi, dihari jadi kabupaten bekasi ke 71 (15Agustus 1950), batik samara mendapat pesanan 300 pcs  oleh Pemkab Bekasi," tandasnya.

Sementara itu, Ibu Ayu/ibu Richad Satu diantara pelopor pengrajin batik samara Setia Asih, menyampaikan ucapan terimakasih, atas perhatian dan kepedulian bunda haji (Hj Qomariah) sebagai pengusaha batik yang telah memberikan perhatian dan kepeduliannya dimasa pandemi dengan memberikan sembako kepada para pengrajin batik.

"Sebagai pengrajin selain dapat membantu perekonomian keluarga, kami ucapkan Terimakasih atas Kehadiran bunda haji,tentunya  dapat memberikan motivasi bagi kami para pengrajin batik, Semoga kehadiran dan kepeduliannya dapat memberikan penyemangat  bagi kami, Agar lebih produktif dan inovatif, serta terus mempertahankan kwalitas batik Samara dan lebih ditingkatkan," ucap Ibu Ayu sri wahyuni.

Terpisah, PJ Kades Setia Asih, memberikan dukungan positif kepada pengusaha batik samara Setia Asih yang peduli  telah memberikan perhatian dan bantuan sembako kepada para pengrajin batik Samara.

"Semoga batik samara Setia Asih, semakin terus dicintai masyarakat pada umumnya, khususnya warga kab.bekasi, pas dihati, santai bisa  resmi bisa, Batik Samara memiliki ciri khas kebekasian yang dikerjakan oleh ibu-ibu PKK desa setia Asih," pungkas Pj Kades Dede Firmansyah."
Reporter: Cep
Baca Juga