Ratusan Tokoh Lintas Agama Dapatkan Vaksinasi Dosis Ketiga

RedaksiBekasi.com- Sejumlah tokoh agama dan ratusan warga di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengikuti vaksinasi booster lintas agama secara massal yang difasilitasi oleh Polres Metro Bekasi di Sekolah Trinitas, di Jalan Majapahit, Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan, Kamis (27/1/2022).

Tema vaksinasi Booster Lintas Agama yang digagas oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Gidion Arif Setyawan merupakan bagian dari upaya memfinalisasi Herd Imunity masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.

"Karna ini kan vaksinasi booster yang merupakan program Pemerintah dalam memfinalisasi penguatan atau Herd Imunity, Salah satunya juga ini temanya adalah vaksinasi dalam kontek penguatan toleransi antar umat beragama khususnya masyarakat di Cikarang" jelas Kombes Pol Gidion Arif Setyawan.

Menurutnya, alasan tokoh lintas agama diprioritaskan dalam vaksinasi kali ini, karena lebih banyak berinteraksi dengan banyak orang, sehingga dibutuhkan upaya pencegahan penularan covid 19.

"Kenapa kita juga prioritas kan dulu kepada tokoh agama, sebab memang beliau yang nantinya akan berinteraksi dengan banyak orang" lanjutnya.

Sementara itu, Thomas E Rahardja salah satu tokoh agama Kristen yang sekaligus sebagai panitia penyelenggara vaksinasi booster lintas agama menjelaskan, ada sebanyak 500 dosis yang diberikan kepada tokoh agama dan masyarakat yang berasal dari komunitas agama Islam, Kristen, Budha, Hindu, dan Khonghucu.

"Vaksin booster ini diberikan kepada tokoh-tokoh agama dan masyarakat, baik dari Hindu, Budha, Muslim, kristen, serta Khonghucu. Ya semuanya kita bersatu untuk menerima yang dikatakan kemudahan untuk mendapatkan vaksin booster ini" ungkapnya.

Untuk koutanya yang didapatkan, Kata Thomas,  ada sebanyak 500 dosis yang diberikan secara merata dengan cara pendekatan secara  keagamaan, sedangkan jenis vaksin yang digunakan kali ini adalah jenis Pfrizer.

Antusias masyarakat yang cukup tinggi, Thomas mengaku panitia penyelenggara sempat kewalahan, sehingga panitia pun harus membatasi hanya 500 orang yang dapat menerima suntik vaksin booster, sesuai dengan kuota yang diberikan Polres Metro Bekasi sebagai fasilitator vaksinasi booster lintas agama.

"Untuk vaksinasi ke tiga ini cukup tinggi antusias masyarakat, sehingga kami pun panitia cukup kewalahan, selain kami juga harus berbagi, tentunya juga karna mungkin ini belum merata jadi banyak yang meminta tetapi kami batasi sampai 500 saja" tutupnya."

(Red) 
Lebih baru Lebih lama