Sekelompok Pemuda Paculi Das Kali Sadang Desa Jatibaru

RedaksiBekasi.com- Lebih dari 200 batang pohon ditanami oleh gabungan dari Bambu Foundation dan Mahasiswa KKN Universitas Pelita Bangsa pada kamis 10/02/22 di daerah aliran  Sungai (Das)  Kali Sadang Desa Jatibaru Kecamatan Cikarang  Timur Kabupaten Bekasi.

Awalnya,  Bambu Foundation mendapat pesan Whatts Up dari Marsin Ketua panitia Mahasiswa Universitas  Pelita Bangsa akan mengadakan  Kuliah kerja nyata (KKN)  di Desa penghasil ikan patin terbesar di Kab.  Bekasi tersebut dengan tema "Satu pohon sejuta Oksigen ", lalu di sambut baik dengan dukungan full dari Direktur Bambu Foundation Eko Jatmiko. "Program dari yayasan kami adalah rehabilitasi lahan Das kritis karena itu merupakan  sumber bencana  di Kabupaten Bekasi dan kami siap dukungi" ucapnya dengan tegas. "kami akan menyediakan kelengkapan alat seperti  bibit pohon,  rubber boat sekaligus pelatihan singkat mendayung" seraya menambahkannya. 

Dalam kegiatan ini turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut yaitu Kades Jatibaru Bapak Sadar,  Bapak Subroto dari  pihak Kepolisian Polsek Cikarang Timur,  Ketua BPD Desa Jatibaru dan Bapak  Dedi dari perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

Lebih lanjut Kades Jatibaru Bapak Sadar mengatakan "tanpa pohon sulit rasanya kita bayangkan apa jadinya jika jalan yang kita lewati tak ada yang tumbuh,  karena intisari dari manusia adalah tumbuhan  itu sendiri". Ujarnya di acara pembukaan acara tersebut yang berlokasi di aula Kantor Desa beliau. 

"Walaupun cuma mempunyai tiga hari dalam mempersiapkan bhakti sosial  tapi alhamdulillah acara ini lebih dari ekspektasi kami dan Insya  Allah Barokkah" ujar Marsin Mahasiswa yang aktif berorganisasi Universitas Pelita Bangsa yang sedang menempuh Skripsi tersebut. 

Seperti yang kita ketahui realitas lingkungan di Kabupaten Bekasi bahwa 21 Sungai alam besar dan kecil melintasi wilayah ini,  namun kian hari semakin memprihatinkan kondisinya.  Jika musim panas akan mengalami musibah kekeringan  dan memasuki musim penghujan akan menimbulkan bencana banjir di 13 Kecamatan nya. 

Sebagai penyangga dari Ekosistem.  Ketersediaan  pohon adalah jawaban yang absolut karena  berfungsi sebagai mata air dan menahan tanah dari longsor serta laju sendimentasi yang merupakan  masalah  dari setiap Sungai  atau Kali di Kabupaten yang Industrialisasi nya terbesar se Asia Tenggara ini."

(Bisot) 
Lebih baru Lebih lama