Tugas wajib Pj. Bupati, kebijakan Pemekaran Daerah di Kabupaten Bekasi

Tugas wajib Pj. Bupati, kebijakan Pemekaran Daerah di Kabupaten Bekasi


RedaksiBekasi.Com - Hari ini, 23 Mei 2022 Masyarakat Kabupaten Bekasi akan mempunyai Penjabat Bupati baru, sebenarnya bukan baru juga karena beliau cukup dikenal masyarakat Kabupaten Bekasi karena pernah ditunjuk menjadi Penjabat Bupati sebelum dilantiknya Plt.Bupati Bekasi Bpk.H.Akhmad Marjuki.

Yang menarik dipilihnya Bpk. Dr.H.Dani Ramdhan,M.T lewat keputusan Menteri Dalam Negeri No.131.32-1178 tahun 2022 adalah salah satu poin penting bagi masyarakat Kabupaten Bekasi bagian utara yaitu terkait pemberian tugas wajib diantaranya melakukan tugas administratif tentang kebijakan “Pemekaran Daerah”.

Pemekaran Daerah merupakan Agenda panjang yang belum juga rampung dalam masa ke masa kepemimpinan Bupati sebelumnya di Kabupaten Bekasi kini seharusnya terjawab sudah dalam mandatory PJ.Bupati besok, karena di jadikan tugas utama dari kementrian dalam negeri.

Gayung bersambut bagi para aktivis pejuang pemekaran Kabupaten Bekasi, untuk merespon positif dan akan melakukan langkah-langkah strategis untuk membantu dan mendorong PJ.Bupati melaksanakan tugasnya terutama tentang kebijakan Pemekaran Daerah.

Tugas utama masyarakat Bekasi tentunya harus kompak bersatu padu, menyambut baik dan mendorong untuk mewujudkan rencana tugas wajib PJ.Bupati ini.

Kita berterimakasih kepada elemen masyarakat yang telah menjadi obor penerang dan tidak pernah redup untuk terus menerangi semangat sejak di gagas nya pemekaran di Kab. Bekasi hingga generasi kedua sebagai penerus untuk melanjutkan perjuangan.

Terutama bagi para pejuang pemekaran yang menjadi pelopor terutama yang bergabung di P3KB/ALU dan di OKP lainnya yang fokus mendorong untuk mewujudkan Pemekaran Daerah di Kabupaten Bekasi.

Kita bersama sayang Kabupaten Bekasi, daerah yang seharusnya menjadi impian menjanjikan masa depan bagi masyarakatnya, tempat kita hidup berusaha, berkembang dan maju hingga panjang ke anak cucu kita.

Jangan sampai masyarakat Bekasi menjadi masyarakat kelas dua dikampungnya sendiri, terbatas mengatur hajat hidup dikampungnya sendiri, bahkan menjadi korban di tanahnya sendiri,

Maka itu mari kita dukung PJ.Bupati Bekasi Bpk. Dr.H.Dani Ramdhan,M.T berbuat untuk masyarakat Kabupaten Bekasi dan melahirkan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) di Kabupaten Bekasi sebagaimana beliau sukses memimpin DOB Kabupaten Pangandaran dulu.

Bekasi tercinta ini tercatat sebagai peraih penghargaan sebagai peringkat pertama Nasional di Tingkat Kabupaten/Kota atas capaian realisasi Investasi Tertinggi Tahun 2021 sebesar Rp 43,27 triliun.

Namun Bekasi-ku sayang masyarakat Bekasi-ku yang malang,

Capaian Investasi sebesar itu seharusnya memberikan dampak positif bagi kami masyarakat Kabupaten Bekasi, tidak pantas jika kami teriak sendiri karena sulit mencari pekerjaan, apalagi tidak bisa makan di lumbung kaya seperti daerah kami ini.

Jangan sampai pencapaian realisasi Investasi yang besar ironis jika diringi penambahan 53.000 penduduk miskin di Kabupaten Bekasi.

Tidak ada pilihan selain terus bergerak berbuat dengan cara kita yang terbaik untuk Bekasi

Dari Bekasi untuk Indonesia.

Penulis: Jamaludin Law


Lebih baru Lebih lama